Pemkab Bangka Selatan Gelar Forum Konsultasi Publik RKPD 2027, Fokus Transformasi Pembangunan Berkelanjutan

banner 468x60

BANGKA SELATAN — Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2027.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (28/1/2026) di Ruang Studio Perencanaan Pulau Kelapan, Kantor Bappelitbangda Kabupaten Bangka Selatan, mulai pukul 08.30 WIB.

Forum Konsultasi Publik RKPD Tahun 2027 menjadi bagian penting dalam tahapan perencanaan pembangunan daerah yang partisipatif, terarah, dan berkelanjutan. Forum ini juga menjadi wadah strategis untuk menyerap masukan, saran, serta pandangan dari berbagai pemangku kepentingan guna menyempurnakan arah kebijakan dan prioritas pembangunan Kabupaten Bangka Selatan tahun 2027.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Gatot Wibowo, S.Hut., M.Si., yang mewakili Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP dalam memberikan sambutan.

Turut hadir Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bangka Selatan sebagai narasumber, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Bangka Selatan Ari Sutanto, S.Si., M.T., seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, pimpinan perguruan tinggi, perwakilan perbankan, serta Tim Penyusun RKPD Kabupaten Bangka Selatan.

Selain secara langsung, forum juga diikuti secara daring melalui Zoom Meeting, termasuk oleh Kepala Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dr. Joko Triadhi, S.E., M.Si., yang turut menjadi narasumber.

Dalam sambutan Bupati Bangka Selatan yang dibacakan Gatot Wibowo, disampaikan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Bangka Selatan menjadi momentum penting untuk melakukan transformasi pembangunan daerah.

“Momentum Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Bangka Selatan ini menjadi titik penting bagi kita untuk melakukan transformasi pembangunan. Usia ini bukan lagi usia bertumbuh, melainkan usia untuk bertransformasi,” ujar Gatot.

Ia menjelaskan bahwa transformasi pembangunan Bangka Selatan diarahkan pada penguatan konektivitas wilayah dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

“Transformasi pembangunan Bangka Selatan harus difokuskan pada penguatan konektivitas wilayah dan infrastruktur berkelanjutan,” jelasnya.

Selain penguatan infrastruktur, transformasi pembangunan juga diarahkan pada penguatan ekonomi berbasis potensi lokal dan UMKM, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

“Transformasi ekonomi berbasis potensi lokal dan UMKM, peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing, serta tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel menjadi bagian penting dari arah pembangunan,” tambah Gatot.

Dalam kesempatan tersebut, Gatot juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berpartisipasi aktif dalam proses perencanaan pembangunan daerah melalui masukan yang terbuka, objektif, dan konstruktif.

“Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan masukan yang terbuka, objektif, dan konstruktif,” ujarnya.

Menurutnya, partisipasi seluruh pihak sangat dibutuhkan agar dokumen perencanaan yang dihasilkan benar-benar berkualitas, aplikatif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah.

“Dengan partisipasi aktif semua pihak, dokumen Rancangan Awal RKPD yang dihasilkan diharapkan benar-benar berkualitas, aplikatif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan Kabupaten Bangka Selatan,” pungkasnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa visi pembangunan Kabupaten Bangka Selatan hingga Tahun 2029 menekankan terwujudnya masyarakat yang adil, sejahtera, berkelanjutan, dan berkeadaban.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan keadilan sosial, kelestarian lingkungan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta tata kelola pemerintahan yang berintegritas.

“Pembangunan tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga keadilan sosial, keberlanjutan lingkungan, kualitas sumber daya manusia, serta tata kelola pemerintahan yang berintegritas,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa RKPD memiliki peran strategis sebagai penghubung antara visi pembangunan jangka menengah daerah dengan implementasi program pembangunan yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“RKPD harus mampu menjadi jembatan antara visi jangka menengah dengan implementasi program dan kegiatan yang terukur, realistis, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ungkapnya.

Gatot menambahkan bahwa RKPD bukan sekadar dokumen administratif, melainkan menjadi peta jalan tahunan dalam mewujudkan visi besar pembangunan Kabupaten Bangka Selatan.

“RKPD bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi peta jalan tahunan dalam mewujudkan visi besar pembangunan Kabupaten Bangka Selatan,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Gatot Wibowo mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan di Kabupaten Bangka Selatan.

“Mari kita perkuat sinergi dan kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan di Kabupaten Bangka Selatan,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam Forum Konsultasi Publik tersebut.

“Semoga Forum Konsultasi Publik ini dapat menghasilkan rumusan perencanaan yang berkualitas dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Bangka Selatan,” tutupnya.

Pelaksanaan Forum Konsultasi Publik RKPD Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2027 ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang transparan, akuntabel, dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Melalui forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berharap terbangun keselarasan antara rencana pembangunan daerah dengan aspirasi masyarakat dan pemangku kepentingan sehingga program yang dirumuskan dapat dilaksanakan secara efektif, efisien, dan berkelanjutan demi kemajuan Bangka Selatan di masa mendatang.

Pos terkait

banner 468x60