BERITABANGKA.COM, TOBOALI – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dalam memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakatnya kembali mendapat apresiasi tinggi di tingkat nasional.
Di bawah nakhoda Bupati H. Riza Herdavid dan Wakil Bupati Hj. Debby Vita Dewi, Negeri Beribu Pesona ini sukses menyabet Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026.
Penghargaan prestisius ini diberikan langsung oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Republik Indonesia.
Penyerahan penghargaan berlangsung khidmat dalam acara Deklarasi dan Pencanangan UHC 2026 di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (28/1/2026).
Mewakili Bupati Bangka Selatan, penghargaan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangka Selatan, Hefi Nuranda.
Sukses Pertahankan Kategori Madya dengan Angka Fantastis
Keberhasilan Bangka Selatan dalam mempertahankan predikat UHC kategori Madya ini bukan tanpa alasan.
Pemerintah daerah dinilai sangat serius dalam mengelola dan menganggarkan jaminan kesehatan bagi warganya.
Berikut adalah data pencapaian UHC Bangka Selatan di tahun 2026:
Cakupan Kepesertaan JKN: Mencapai 99,73 persen dari total populasi.
Tingkat Keaktifan Peserta: Menyentuh angka 80,37 persen.
Kepatuhan Finansial: Pemerintah daerah bersih dari tunggakan iuran Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU).
Capaian ini membuktikan bahwa penganggaran kesehatan di Bangka Selatan telah melampaui standar dan target yang ditetapkan secara nasional.
Buah Manis Program “Berobat Gratis Hanya Pakai KTP”
Mewakili Bupati Riza Herdavid, Sekda Hefi Nuranda mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas apresiasi ini.
Menurutnya, penghargaan UHC ini merupakan bukti konkret bahwa program unggulan daerah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Status UHC kategori Madya ini menjadi tolok ukur bahwa pelayanan kesehatan di Bangka Selatan berjalan inklusif dan berkeadilan. Ini adalah indikator keberhasilan dari program prioritas Bapak Bupati, yaitu masyarakat bisa berobat gratis hanya dengan menunjukkan KTP,” ujar Hefi Nuranda.
Ia juga menambahkan bahwa pencapaian ini tidak boleh membuat seluruh jajaran pemerintah daerah berpuas diri.
Sebaliknya, prestasi tingkat nasional ini harus menjadi bahan bakar baru untuk terus mengabdi dan mendongkrak kualitas pelayanan publik.
Dengan diraihnya penghargaan ini, Pemkab Bangka Selatan berkeinginan seluruh fasilitas kesehatan di daerah semakin termotivasi untuk memberikan pelayanan yang prima, ramah, dan cepat bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. (*)











