Aditya Rizki dan Ekawati Tak Muncul di Hasil Penjaringan Partai Demokrat

Aditya Rizki Pradana Noer dipastikan tidak mengambil lewat Partai Demokrat untuk ikut bertarung pada Pilkada Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2020. Begitu pula dengan ibundanya Ekawati Justiar Noer.

Hal ini ditegaskan oleh Wendy, Sekretaris DPC Partai Demokrat Bangka Selatan, Jumat malam (28/2/202).

Sampai hari terakhir penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Bangka Selatan di DPC Partai Demokrat Bangka Selatan (28/2/2020) nama Aditya Rizki Pradana tidak terdata tim penjaringan.

Padahal pada awalnya nama putra tunggal Bupati Bangka Selatan saat ini Justiar Noer itu sempat disebut-sebut akan masuk bursa pencalonan calon Bupati dari partai bintang mercy tersebut. Begitu pula dengan nama ibundanya Ekawati Justiar Noer.

“Tidak (mendaftar, red) bang,” kata Wendy, Jumat (28/2/2020).

Komunikasi dengan Manager PLN Rayon Muntok Harus Miliki Kartu UKW

Manager PLN Rayon Muntok, Yanuar menyampaikan wartawan yang ingin berkomunikasi dengannya harus menunjukkan kartu Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

“Kami dengan Pokja Babar Insya Allah komunikasinya cukup bagus. Kami sendiri meminta kalau ada wartawan yang ingin komunikasi dengan kami mohon tunjukkan dulu UKW-nya,” cetus Yanuar.

Pernyataan tersebut diungkapkan Yanuar saat menanggapi permintaan anggota DPRD Bangka Barat, Adi Sucipto agar Yanuar menjalin hubungan baik dengan awak media.

Dia menegaskan, pihaknya siap melayani pertanyaan apa saja selama 24 jam. Yanuar mempersilahkan Adi Sucipto crosscheck ke perwakilan PWI bahwasanya pihaknya tidak membeda – bedakan wartawan.

Dikatakan Yanuar, tujuan menanyakan kartu UKW guna mendapatkan kepastian tentang media tempat sang wartawan bekerja dan ingin mengetahui terlebih dahulu kepentingannya sebelum berkomunikasi.

“Cuma kami perlu kepastian dulu wartawan dari mana, media mana, seberapa banyak penontonnya, kepentingannya apa, seperti itu.

Jadi kalau kami tidak membeda-bedakan, saya standby disini Insya Allah, jadi tidak perlu khawatir sebenarnya,” ujar Yanuar pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPRD Bangka Barat di ruang Komisi III di Kantor DPRD Bangka Barat, Jum’at (28/2/20) pagi.

Dia menambahkan, awak media dari perwakilan PWI Bangka Barat sering datang ke kantornya. Dia pun meminta kepada para jurnalis tersebut untuk menunjukkan kartu UKW-nya sebelum mengajukan pertanyaan.

Sikap tersebut kata dia mendapatkan apresiasi dari perwakilan PWI Bangka Barat.

Walikota Pangkalpinang Gelar Ramah Tamah Bersama Peserta KUII

Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil, menggelar ramah tamah dengan peserta Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) Ke VII di Provinsi Bangka Belitung, Jum’at (28/02/2020) di rumah dinas Walikota.

Dalam kesempatan ini, Walikota Pangkalpinang mengucapkan terima kasih kepada Peserta Kongres Umat Islam Indonesia yang telah hadir di rumah dinas Walikota.

“Saya rasakan Pangkalpinang dalam minggu minggu ini sejuk, tenang, aman dan nyaman, semua berkat doa alim ulama yang hadir pada malam hari ini,” ucapnya.

Dewan Pimpinan Pusat Majelis Ulama Indonesia, K. H. Abdullah Jhaedi, berharap agar Kongres Umat Islam Indonesia di Bangka Belitung mengeluarkan keputusan keputusan yang strategis demi kemajuan umat dan bangsa Indonesia.

Ketua MUI Provinsi Bangka Belitung, Zayadu Hamzah, menyampaikan ucapkan terima kasih kepada Walikota Pangkalpinang karena trlah menjamu peserta Kongres Umat Islam Indonesia yang ke VII.

“Saya mewakiki MUI Bangka Belitung menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Walikota, kami dari MUI suap mendukung program yang telah dilaksanakan oleh Bapak Walikota,” ungkapnya.

Acara tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah, Dewan Pimpinan MUI Provinsi se Indonesia, Pimpinan Ormas Islam, Pimpinan Perguruan Tinggi Islam se Indonesia serta perwakilan negara negara sahabat.

Ketua DPRD Babar Sesalkan Oknum Guru Viralkan Muridnya

Ketua DPRD Bangka Barat H Badri Syamsu menyesalkan perbuatan yang dilakukan oleh oknum guru di salah satu SMK di Kabupaten Bangka Barat yang viral di media sosial.

Video yang viral berisi rekaman kegiatan seorang guru menanyakan siapa nama Bupati Bangka Barat yang sedang menjabat sekarang kepada sejumlah muridnya.

Terlihat para pelajar tersebut tidak ada yang mengetahui nama Bupati Bangka Barat, Markus. Banyak dari mereka menyebut nama Erzaldi. Bahkan siswa ranking 1 dan 2 pun tidak mengetahui siapa nama Bupati Bangka Barat.

Mirisnya oknum guru dalam video tersebut menyebut nama Bupati Bangka Barat adalah Markus Horizon yang menggantikan Bupati sebelumnya H Parhan Ali yang telah meninggal dunia.

Menurut Badri Syamsu video tersebut seperti sengaja dibuat atau disetting. Dan ia sangat menyesalkan perbuatan oknum guru ini.

Pura-pura Gila dan Bikin Ulah Pria Ini Diamankan Satpol PP

Bambang namanya. Warga Lampung ini diamankan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pangkalpinang di Jalan Sudirman Alun Alun Taman Merdeka Kota Pangkalpinang, Jumat (28/02/20).

Pria yang diduga gila tersebut diamankan lantaran telah mengganggu ketentraman di wilayah Kota Pangkalpinang.

Aksi pertama yang dilakukan pria 38 tahun tersebut yakni memanjat gardu listrik bertegangan tinggi.

Selanjutnya Bambang kembali melakukan aksinya ditengah-tengah perempatan lampu merah Ramayana dengan mempraktekkan ilmu bela diri.

Saat dikonfirmasi terkait dirinya ia menyebutkan berasal dari daerah Lampung dan pernah bekerja di sebuah proyek sebagai kenek bangunan.

Diduga Pecah Ban Toyota Yaris Putih Nyungsep

Mobil Toyota Yaris berwarna putih milik anggota Polri nyungsep di depan Ruang Terbuka Hijau (RTH) pantai Terentang III Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Jumat (28/02/2020) pagi.

Menurut keterangan dari beberapa saksi yang berada di lokasi kejadian tersebut bermula saat kendaraan Toyota Yaris melaju dari arah Koba menuju Pangkalpinang.

Namun naas mobil tersebut diduga pecah ban dan mengalami kecelakaan tunggal. Posisi mobil sudah berada di luar jalan raya.

Pantauan di lapangan, sekitar pukul 08.30 WIB satu unit mobil derek sedang mencoba mengevakuasi mobil yang sudah ditinggal pemiliknya tersebut.

Terlihat posisi mobil yang masuk cukup jauh ke lahan kosong yang berada di sisi jalan raya.

Dewan Geram Kehadiran Kepala OPD Sangat Minim pada Sidang Paripurna

Anggota Komisi I DPRD Kota Pangkalpinang dari Partai Demokrat , Rano Karmin kesal sekaligus geram terhadap Kepala OPD di Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Pasalnya, pada saat berlangsungnya Rapat Paripurna XI Masa Persidangan II Tahun 2020 dengan agenda tanggapan Walikota Pangkalpinang atas pemandangan umum Fraksi terhadap Raperda Kota Pangkalpinang banyak Kepala OPD yang tidak hadir pada agenda tersebut.

“Sangat prihatin kepala OPD sangat sedikit yang hadir dalam rapat Paripurna DPRD Kota Pangkalpinang. Paripurna ini sangat penting apalagi menyangkut Raperda Kota Pangkalpinang,” kata Rano, Jumat (28/02/20) saat dijumpai di ruangannya.