Enam Agama Mendoakan PT Timah Tbk Dari Carut Marut Persoalan Terjadi

BERITABANGKA.COM – Ribuan Karyawan PT Timah Tbk menggelar doa bersama lintas agama untuk mendoakan keberlangsungan dan kejayaan perusahaan. Doa bersama digelar secara hybird dari Graha Timah Pangkalpinang, Jumat (27/10/2023).

Doa yang dilaksanakan dalam enam agama ini merupakan wujud ikhtiar Insan Timah terhadap kondisi Industri Pertambangan Timah yang makin carut marut dan berdampak pada kinerja PT Timah Tbk.

Sebagaimana diketahui Industri pertambangan timah di Indonesia masih belum stabil, harga timah yang masih fluktuatif, persaingan usaha yang tidak kondusif dan permintaan pasar yang belum stabil.

Kondisi ini juga berdampak secara langsung bagi PT Timah Tbk yang merupakan perusahaan tambang timah. Kinerja PT Timah Tbk dinilai menurun karena disebabkan beberapa faktor tadi.

Kegiatan doa bersama yang diinisiasi karyawan PT Timah Tbk ini merupakan salah satu bentuk Ikhtiar kepada Tuhan Yang Maha Esa. PT Timah Tbk menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan beberapa tahun terakhir. Menurunnya pendapatan, tekanan dari pesaing, dan tantangan internal dan eksternal telah memengaruhi posisi perusahaan.

Selain Doa Bersama Lintas Agama, PT Timah Tbk juga menyantuni puluhan anak yatim dan piatu di Kota Pangkalpinang. Kegiatan juga dilanjutkan dengan Salat Hajat bersama.

Direktur Utama PT Timah Tbk Ahmad Dani Virsal menyebutkan, doa bersama ini menjadi momentum untuk meningkatkan hubungan spiritual manusia kepada Tuhan dalam bingkai kesatuan.

PT Timah Tbk kata dia telah melakukan berbagai ikhtiar untuk memperbaiki kondisi perusahaan. Untuk itu, kata dia PT Timah Tbk juga berikhtiar untuk mendapatkan Ridho dari Tuhan agar tantangan berat yang dialami PT Timah Tbk dapat mendapatkan jalan keluar yang terbaik.

“Kita berkumpul di sini adalah ikhtiar untuk meningkatkan semangat spiritual kita dalam menyatukan tujuan memperbaiki kualitas spiritual kita. Memperbaiki hubungan kita dengan Tuhan Pencipta ditengah upaya yang kita lakukan selama ini untuk memperbaiki kondisi perusahaan. Banyak kejadian luar biasa mendorong kita semua harus berupaya lebih keras dan memperbaiki kinerja perusahaan agar cepat membaik,” ucapnya.

Kendati demikian, Ia mengajak Karyawan PT Timah Tbk untuk tetap semangat, karena tantangan yang dihadapi ini menjadi bagian dari proses untuk terus memperbaiki kinerja, dijadikan motivasi dan pembelajaran agar perusahaan bisa lebih berkembang, lebih kreatif, inovatif dan survive.

“Setiap upaya ikhtiar hendaknya dibarengi dengan ikhtiar spiritual mengharapkan ridho sehingga masalah tantangan dihadapi segera diberikan jalan keluar. Semoga tantangan ini membuat kita menjadi lebih kuat. Kita niatkan bersama semua pekerjaan yang kita lakukan diniatkan karena Allah sehingga semua akan terasa mudah dan ringan dan dengan doa kita juga bisa mengubah takdir,” pesannya.

“Saya menyambut baik kegiatan ini, mencerminkan kepada kita bahwa ketakwaan dan kebersamaan, solidaritas, persaudaraan dalam bingkai persatuan dan kesatuan,” ucapnya.

Inisiator kegiatan doa bersama ini Guntur Avriyandi mengatakan, doa bersama ini merupakan momentum refleksi, mempererat silaturahmi dan dan moment untuk berserah diri menyatukan kembali tujuan bersama untuk mengembalikan kejayaan PT Timah Tbk.

Saat ini, kata dia ada beberapa tantangan yang dihadapi PT Timah Tbk, iklim bisnis pertambangan yang kurang sehat berdampak pada kinerja perusahaan yang juga berdampak pada kesejahteraan karyawan. Untuk itu, kata dia perlu ikhtiar bersama untuk mengembalikan kejayaan perusahaan.

“Ini menjadi moment untuk kita sama-sama agar merefleksikan diri apakah kita semua sudah bekerja dengan baik di perusahaan, sehingga perusahaan bisa terus survive. Dengan kondisi perusahaan saat ini tentunya juga berdampak bagi karyawan, keluarga besar PT Timah Tbk, masyarakat,” katanya.

Kata dia perlu usaha bersama untuk menjaga keberlangsungan perusahaan ditengah tantangan yang dihadapi, persoalan tidak hanya dari internal perusahaan tapi juga eksternal.

“PT Timah Tbk ini merepresentasikan negara, berperan mendukung pembangunan daerah tapi nyatanya hari ini kita lihat komitmen stakeholder untuk mendukung PT Timah Tbk masih kita pertanyakan, padahal apa yang dilakukan perusahaan untuk kepentingan bersama,” ucapnya.

Dengan doa bersama ini, diharapkan menjadi moment untuk bersama-sama menyadari, menyatukan kekuatan Insan Timah, memperbaiki hubungan spiritual dengan sang pencipta agar PT Timah Tbk dapat menghadapi tantangan.

“PT Timah PT Timah telah melakukan ikhtiar dan segala upaya untuk menjalankan seluruh proses bisnis perusahaan dengan sebaik-baiknya, namun hasilnya belum sesuai dengan apa yang diinginkan. Sehingga kami selalu berprasangka baik, mungkin Tuhan mempunyai rencana yang lebih baik bagi PT Timah Tbk,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Karyawan Timah Irfan Yuliandi mengatakan doa bersama ini salah bentuk ikhtiar memohon pertolongan kepada Allah atas berbagai persoalan yang dihadapi PT Timah Tbk saat ini.

Diakuinya, persoalan yang dihadapi saat ini bukan hanya persoalan internal tapi juga eksternal. Kondisi produksi perusahaan yang saat ini terus menurun, kedaulatan PT Timah Tbk terhadap wilayah konsesinya, kesejahteraan karyawan yang harus diperhatikan.

“Pada prinsipnya sebagai hamba Tuhan kan kita berikhtiar, doa dan tawakal. Kita ketahui banyak permasalahan baik internal dan eksternal perusahaan sehingga dengan berdoa ini kita mengadu dan berserah diri kepada Allah agar keinginan kita bersama ini dapat diijabah oleh Allah SWT,” katanya.

Dengan membaiknya kondisi perusahaan menurutnya juga akan berdampak pada kesejahteraan karyawan, kontribusi kepada negara lewat pajak dan PNBP juga meningkat serta kontribusi kepada masyarakat juga lebih baik.

“Ada banyak persoalan yang saat ini dihadapi PT Timah Tbk, persoalan internal demotivasi karyawan, kemudian di eksternal ada persoalan hukum, persoalan kedaulatan PT Timah Tbk di IUP sendiri karena kondisinya memang sedang tidak baik-baik saja,” ucapnya.

Dengan medium doa bersama ini diharapkan, nantinya Tuhan dapat mengabulkan dan mempermudah seluruh proses bisnis PT Timah Tbk.

“Harapan kita dengan doa bersama ini doa kita semua diijabah perusahaan kembali jaya keberlangsungan perusahaan bisa berlanjut bagi anak cucu kita. Ketika perusahaannya baik karyawan bisa sejahtera, masyarakat juga bisa merasakan dampaknya,” katanya.

Senada, Ketua Persatuan Karyawan Timah (PKT) Ahmad Tarmizi mengatakan, dengan doa bersama menjadi salah satu bentuk usaha untuk memohon pertolongan kepada Allah untuk membantu memperbaiki kinerja perusahaan.

“Saat ini kita ketahui bersama produksi berkurang, kawan-kawan juga berpikir tentang ketidakpastian hukum yang dialami perusahaan atas IUP nya sendiri. Dengan doa ini semoga semangat kawan yang mulai down kembali lagi dan kita bisa bersama-sama menjaga keberlangsungan perusahaan,” ucapnya.

Ia berharap, PT Timah Tbk dapat kembali mengulang kejayaannya sehingga manfaatnya juga bisa dirasakan secara bersama baik untuk karyawan, masyarakat dan negara.

“Kita berharap dengan doa bersama ini untuk kebaikan perusahaan kita, PT Timah Tbk maju, sukses, bijih timah meningkat dan semangat kita semua untuk kemajuan perusahaan,” katanya.

Wakil Ketua FKUB Babel mewakili Islam, Syamlawi Ahmad mengatakan, apa yang dilakukan PT Timah Tbk ini merupakan bentuk ikhtiar perusahaan untuk melengkapi ikhtiar fisik dan pikiran yang selama ini telah dilakukan.

“Ini usaha secara spiritual untuk menguatkan spirit kerja keras yang sudah dilakukan. Sebagai mahluk Tuhan ikhtiar ini akan semakin sempurna dengan ikhtiar spiritual. Karena ini permasalahan bersama, sehingga ikhtiar ini harus dilakukan bersama-sama. Memusatkan kekuatan spiritual untuk menghadapi masalah bersama sehingga memang perlu doa bersama jadi semakin fokus pada apa yang diusahakan,” tandasnya.

Nasib Miris Pemain PSSI Semarang: Istri Stroke, Anak Pemulung

BERITABANGKA.COM – Mantan pemain PSIS Semarang era 1994-1995, Budiono Sutikno terpaksa menapaki masa tua yang semakin berat. Atlet profesional tersebut kini hidup sengsara setelah alami hidung pecah dan diabetes.

Beratnya ujian hidup Budiono Sutikno ini kian bertambah karena sang istri juga terkena penyakit stroke. Imbasnya, sang anak pun rela menjadi pemulung untuk bisa menyambung kebutuhan keluarganya.

Selain itu, ia hanya mengandalkan bantuan dari para relawan dan rekan pada saat masih menjadi atlet profesional seperti pelatih Rahmad Darmawan dan Aji Santoso.

Lantas, seperti apakah biodata Budiono Sutikno?

Profil dan Biodata Budiono Sutikno

Budiono Sutikno mengalami penyakit diabetes basah. Masih belum banyak informasi tentang kapan sosoknya melakukan debut profesionalnya. Namun yang pasti ia merupakan pemain akademik PSIS Semarang.

Pada saat memperkuat PSIS Semarang di Ligina I, Budiono dilatih Sartono Anwar bersama dengan pemain beken lainnya seperti Ricky Yacob, Jessie Mustamu, dan juga Sukabar.

Pada musim 1994-1995, meski PSIS Semarang tertatih-tatih di dasar klasemen dengan menempati posisi ke-13 wilayah timur, ia mampu mencetak 11 gol.

Pada tahun 1995-1996, Budiono dilepas oleh pelatih ke klub Kalimantan Timur PKT Bontang. Di sana ia bermain dengan sederet bintang pada masanya seperti Fakhri Husaini, Amir Yusuf Pohan, Fouda Ntasama, dan Sumardi.

Setahun berikutnya, ia pun menjajal pengalaman baru dengan bergabung ke klub Persiba Balikpapan. Namun, pada saat memperkuat Persiba, Budiono hanya mampu melesatkan empat gol saja.

Saat kariernya di bidang sepak bola menurun, ternyata Budiono mencoba peruntungan menjadi paranormal. Profesi barunya tersebut kemudian menenggelamkan namanya di sepak bola Indonesia.

Pada tahun 2015, namanya sempat kembali menjadi sorotan setelah ia tersandung kasus penipuan terhadap seorang wanita bernama Hayati Mulyani. Lalu Pengadilan Negeri (PN) Kota Semarang menjatuhkan hukuman dua tahun penjara kepada Budiono atas kasus tersebut.

 

Kisah Hidup Budiono Sutikno

Kisah Budiono Sutikno ini terungkap setelah beredar sebuah foto yang memperlihatkannya sedang bertelanjang dada duduk menyandar tembok. Sejumlah area tubuhnya terlihat dipenuhi luka karena digerogoti oleh penyakit diabetes.

Chief Executive Officer (CEO) PSIS, Yoyok Sukawi membenarkan bahwa Budiono dalam kondisi sakit. Ia menyebut, sejumlah masalah kesehatan mendera Budiono Sutikno.

Budiono mengalami sakit diabetes, hidung pecah akibat cedera saat masih aktif bermain sepak bola, dan matanya sedikit buta karena katarak.

Keluarganya semakin tidak berdaya setelah sang istri juga mengalami stroke. Kebutuhan keluarga pun ditanggung oleh anaknya yang rela menjadi pemulung demi menyambung hidup keluarganya.

Melihat kondisi legenda PSIS Semarang tersebut, manajemen PSIS tidak tinggal diam. Tim pun dikerahkan untuk menyalurkan bantuan kepada Budiono Sutikno. Yoyok berharap pihaknya bisa sedikit meringankan beban mantan pemainnya tersebut.

Dari kisahnya, Budiono bercerita bahwa sejak tahun 2018 ia tinggal di sebuah rumah susun di Kota Semarang, Jawa Tengah. Ia hanya tinggal bersama dua anaknya yang masing-masing berumur 16 tahun dan 14 tahun.

Sementara sang istri sudah setahun belakangan tidak tinggal bersama dirinya karena sakit stroke. Ia sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Ketileng, Semarang.

Sebelum tinggal di rusun, Budiono sempat tinggal di kos-kosan. Namun, karena tak bisa membayar biaya sewa, akhirnya ia terusir.

Untuk kebutuhan sehari-hari, Budiono mengandalkan bantuan dari orang lain. Ia kerap menerima bantuan dari beberapa pihak mulai dari relawan, pemain lain, sampai dengan para pelatih.

Meskipun sering mendapatkan bantuan, Budiono menyebut bahwa keluarganya tetap berusaha mencari uang. Anaknya kerap mengumpulkan rupiah dengan cara memulung barang bekas untuk dijual.

Sedangkan Budiono sendiri sudah tidak berdaya untuk mencari nafkah. Ia mengaku sedang membutuhkan biaya untuk operasi.

 

sumber: suara.com

Dua OPD Pemkab Bangka Selatan Terima Penghargaan Informatif Terbaik

TOBOALI, BERITABANGKA.COM – Kadis Kominfo Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Yuri Siswanto beri ucapan selamat atas penghargaan yang diterima dua OPD dilingkungan pemerintah setempat atas keterbukaan informasi publik yang gencar dilakukan melalui website dan media sosial.

“Kami mengucapkan selamat kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan atas raihan OPD Informatif Terbaik,” ujar Kadis Kominfo, Yuri Siswanto, Senin (30/10) pagi.

Ia menjelaskan, tim penilai melihat dua OPD itu aktif menyebarluaskan informasi pelayanan publiknya ke masyarakat sekaligus juga sebagai kanal media agar masyarakat menyampaikan aspirasi nya.

Dikatakannya, Penilaian ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan pelatihan dan pendampingan pengelolaan website dan termasuk media sosial OPD yang sudah dijalankan beberapa waktu lalu.

“Lebih dari itu, kita juga mengharapkan impact dari penilaian ini akan mendorong kualitas pelayanan publik yang lebih responsif,” ujarnya.

Sebagai informasi, Sertifikat penghargaan diberikan pada momen pelaksanaan upacara Hari Sumpah Pemuda di Halaman Kantor Bupati Bangka Selatan. Penyerahan dilakukan oleh Inspektur Upacara, Dandim 0432 Letkol. Inf Gani Rachman dan Kasi Intel Kejari Bangka Selatan, Michael Yandi Panghutan Tampubolon, SH dan Plt. Kadis Kominfo Bangka Selatan, Yuri Siswanto.

 

Sumber: Diskominfo Bangka Selatan 

24 Negara Peserta Piala Dunia u 17 Bebas Masuk Indonesia Asalkan Persiapkan Ini

BERITABANGKA.COM – Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Silmy Karim menjelaskan para pemain dan ofisial dari 24 negara yang akan berlaga di Piala Dunia U-17 bisa masuk ke Indonesia menggunakan visa olahraga.

“Pemain asing dan tim ofisialnya cukup melampirkan rekomendasi dari organisasi olahraga. Persyaratannya lebih sederhana, sebagaimana yang diatur dalam PP 40 tahun 2023 dan Permenkumham 22 tahun 2023. Jadi bisa langsung diberikan visa tanpa syarat keterangan pengalaman kerja, surat keterangan berkelakuan baik dari kepolisian negara asal,” kata Silmy Karim dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Minggu (29/10).

Visa olahraga merupakan kategori visa kunjungan satu kali perjalanan untuk tinggal di Indonesia selama 60 hari dan dapat diperpanjang. Skema visa tersebut telah disederhanakan dari versi sebelumnya dengan peruntukan yang sama. Visa olahraga bagi tim ofisial dan atlet bisa diajukan melalui evisa.imigrasi.go.id sejak 28 September 2023.

Atlet maupun tim ofisial tidak perlu lagi melampirkan rekomendasi dari instansi terkait untuk mengikuti kegiatan olahraga atas undangan pemerintah Indonesia.

Hingga saat ini telah diterbitkan sebanyak 438 visa kunjungan berindeks C8A atau C8B (visa olahraga).

Di tahun 2023, Indonesia menjadi tuan rumah piala dunia U-17 yang diikuti oleh 24 negara pada 10 November hingga 2 Desember 2023.

Pertandingan akan diselenggarakan di empat kota yaitu Jakarta, Bali, Solo dan Surabaya. Laga perdana akan diawali dengan pertandingan Timnas Indonesia melawan Ekuador di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada 10 November 2023.

Penghapusan beberapa poin dalam persyaratan visa tersebut didasari pertimbangan bahwa atlet dan artis manca negara hanya beraktivitas dalam waktu singkat di Indonesia.

Terlebih lagi, konteks pekerjaan yang dilakukan atlet dan artis asing tidak memberikan efek persaingan kepada tenaga kerja lokal.

“Tahun ini Indonesia ada banyak event olahraga internasional. Kita manfaatkan momentum ini untuk memperbaiki layanan keimigrasian agar Indonesia semakin diperhitungkan dalam penyelenggaraan event internasional,” ujarnya. (AN)

Dirkrimsus Polda Metro Jaya Ungkap Peluang Firli Jadi Tersangka

BERITABANGKA.COM – Polda Metro Jaya buka suara terkait peluang Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri sebagai tersangka di kasus dugaan pemerasan terhadap eks Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak mengaku pihaknya tidak mau berandai-andai terhadap peluang tersebut.

Ia memastikan penetapan tersangka dalam kasus pemerasan itu akan dilakukan sesuai prosedur yang ada, termasuk adanya dua alat bukti pendukung.

“Kita tidak boleh berandai-andai (soal peluang Firli Bahuri tersangka). Nanti ada mekanisme minimal dua alat bukti yang sah,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (28/10) kemarin.

Ade memastikan seluruh proses penyidikan yang dilakukan telah berjalan dengan profesional. Ia mengatakan pihaknya juga telah mengirimkan surat supervisi ke KPK sebagai bentuk transparansi penyidikan.

Oleh karena itu, ia berharap publik dapat bersabar dan menunggu proses penyidikan rampung. Ade berjanji pada waktunya akan segera diumumkan tersangka dalam kasus ini.

“Ini kita tunggu sama sama. Kita jamin penyidikan yang kita lakukan berjalan profesional, transparan,” jelasnya.

Subdit V Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya tengah mengusut dugaan pemerasan yang dilakukan oleh pimpinan KPK kepada eks Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Kasus dugaan pemerasan ini telah masuk ke dalam tahap penyidikan berdasarkan gelar perkara pada Jumat 6 Oktober. Dalam kasus ini, penyidik menggunakan Pasal 12 huruf e atau Pasal 12 huruf B, atau Pasal 11 UU Tipikor Jo Pasal 65 KUHP.

Firli Bahuri selaku Ketua KPK juga telah diperiksa sebagai saksi pada Selasa (24/10). Firli diperiksa selama kurang lebih 10 jam oleh penyidik gabungan di Bareskrim Polri.

Firli dijadwalkan diperiksa di Polda Metro Jaya. Namun, lewat surat dari Pimpinan KPK disampaikan permintaan agar pemeriksaan Firli dilakukan di Bareskrim Polri.

Babinsa Pratu Reyhan Dukung Kawin Massal di Desa Serdang

TOBOALI, BERITABANGKA.COM – Bintara Pembina Desa Koramil (Komando Rayon Militer) 432-01 Toboali, Pratu Reyhan mendukung kegiatan adat kawin massal di Desa Serdang.

Kawin massal atau lebih dikenal masyarakat lokal Bangka Selatan “Kawen Herdek” adalah salah satu adat istiadat budaya lokal yang sejak lama ada hingga kini masih tetap terjaga kelestariannya.

“Akan selalu mendukung kegiatan yang ada di desa binaan dan akan selalu hadir ditengah – tengah masyarakat untuk memberikan motivasi dan mengajak untuk selalu melestarikan adat istiadat,” ujarnya di Desa Serdang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Minggu (29/10).

Dijelaskannya, sebanyak 6 pasang pengantin muda duduk bersanding di pelaminan rayakan tradisi adat kawin massal.

“Kawin masal adalah prosesi nikah yang dilakukan lebih dari satu pasang pengantin dalam waktu bersamaan atau yang dikenal dengan “kawin herdek” ujarnya.

Selain itu tambahnya, “kawin herdek” rutin dilaksanakan satu tahun sekali oleh masyarakat sekitar sebagai bentuk melestarikan dan meneruskan adat sebelumnya.

Dewan Pers, Polri, dan Pemred Deklarasi Pemilu 2024 Damai

BERITABANGKA.COM – Divisi Humas Polri, Dewan Pers, serta pemimpin redaksi media massa melakukan deklarasi Pemilu 2024 damai. Deklarasi ini menjadi komitmen bersama dalam menyikapi momen Pemilu 2024.

“Pesan morilnya, perlu kita semua menjaga keberagamaan bangsa ini, peradaban yang telah dipupuk, kebhinekaan yang sudah lama terbangun. Mari kita jaga bersama semua,” jelas Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho di Jakarta pada Sabtu (28/10/2023).

Pembacaan deklarasi pun dipimpin oleh Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu. Kemudian para pemimpin redaksi media massa mengikuti kalimat yang diucapkan Ninik.

baca juga:

Filosopi Dewan Pers

“Kami pimpinan redaksi media siap menjaga Pemilu Tahun 2024 yang damai, aman, sejuk dan bermartabat demi sebesar-besarnya kemaslahatan publik,” ujar Ketua Dewan Pers yang diikuti para pemimpin redaksi.

“Kami pimpinan redaksi media berkomitmen untuk menghindari publikasi berita yang bersifat bohong, tendensius, menyesatkan atau bersifat sensasional,” lanjut Ninik, yang diikuti para pemimpin redaksi.

Sebelum deklarasi, Ninik menuturkan peran media sangat penting dalam menentukan kesuksesan pesat demokrasi tersebut. Ninik mengatakan berbagai upaya pencegahan kerawanan menjelang Pemilu 2024 pun harus dilakukan bersama-sama.

baca juga:

Pendaftaran Calon Anggota Dewan Pers Periode 2022-2025 Pers Dibuka

“Karena media dan pers bukan menjadi contoh, tapi menjadi penentu tata kelola pemerintahan kita. Menjunjung tinggi demokrasi itu adalah tanggung jawab pers,” ujar Ninik.

Dia menyampaikan pers menjadi penentu sistem demokrasi Indonesia. Karena itu, lanjutnya, pers memiliki pengaruh menjadikan masyarakat sebagai partisipasi aktif, memberikan informasi akurat, memberikan hiburan tata kelola pemilu, menjadi kontrol, mengelola daya pikir masyarakat, dan menjaga keberagaman yang ada di Indonesia.

“Atas nama Dewan Pers, dengan seluruh konstituen para jurnalis dan pimpinan redaksi, saya ucapkan terima kasih kepada Kapolri dan Pak Kadiv Humas atas inisiasi deklarasi ini,” ucap Ninik. (*)