JAKARTA, BERITABANGKA.COM – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dalam memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat kembali membuahkan hasil manis. Di awal tahun 2026 ini, Negeri Beribu Pesona tersebut resmi dianugerahi penghargaan Universal Health Coverage (UHC) dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI.
Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bangka Selatan, **Hefi Nuranda**, dalam acara Deklarasi dan Pencanangan UHC 2026 yang berlangsung meriah di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1).
Capaian Luar Biasa: Jaminan Kesehatan Tembus 99,73 Persen
Prestasi ini bukan sekadar seremoni. Bangka Selatan berhasil mempertahankan status **UHC Kategori Madya**, sebuah pencapaian yang menunjukkan bahwa hampir seluruh warga di wilayah tersebut sudah terlindungi oleh Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“Alhamdulillah, tahun ini kita tetap konsisten di kategori Madya. Angka kepesertaan JKN kita mencapai **99,73 persen** dengan tingkat keaktifan peserta di angka **80,37 persen**,” ujar Hefi Nuranda saat memberikan keterangan di Toboali, Kamis.
### Mengapa Bangka Selatan Unggul?
Ada beberapa indikator kunci yang membuat Bangka Selatan melampaui target nasional, di antaranya:
* **Cakupan Kepesertaan:** Nyaris menyentuh angka 100%.
* **Keaktifan Peserta:** Mayoritas peserta JKN di Bangka Selatan aktif dan dapat menggunakan layanan kapan saja.
* **Kedisiplinan Anggaran:** Pemkab Bangka Selatan tercatat **tidak memiliki tunggakan iuran** PBPU (Peserta Bukan Penerima Upah), yang membuktikan kesehatan finansial daerah dalam mendukung program ini.
“Berobat Gratis Pakai KTP” Bukan Sekadar Janji
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata suksesnya agenda prioritas Bupati Bangka Selatan, yakni program **berobat gratis cukup dengan menunjukkan KTP**. Inovasi ini selaras dengan visi nasional untuk menciptakan akses kesehatan yang inklusif dan tidak berbelit-belit.
“Penghargaan ini adalah tolok ukur bahwa kepemimpinan daerah hadir untuk memberikan pelayanan yang berkeadilan. Program unggulan Bapak Bupati, yaitu berobat gratis hanya dengan KTP, terbukti efektif dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” tambah Hefi.
Motivasi untuk Pelayanan yang Lebih Prima
Meski telah meraih prestasi nasional, pemerintah daerah tidak ingin berpuas diri. Penghargaan UHC 2026 ini dipandang sebagai bahan bakar untuk terus meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan, mulai dari Puskesmas hingga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
Hefi berharap prestasi ini menjadi suntikan semangat bagi seluruh jajaran ASN dan tenaga medis di Bangka Selatan.
“Semoga apresiasi ini memacu semangat kita semua untuk menghadirkan pelayanan publik yang prima, ramah, dan berkelanjutan. Tidak boleh ada lagi masyarakat yang merasa kesulitan mendapatkan hak dasarnya di bidang kesehatan,” tutupnya. (*)











