Dilanjutkan Kasatreskrim pelaku kemudian menanyakan HP merk Vivo Y15 dan Oppo A1K. Setelah semua HP itu dikeluarkan penjaga ST dari dalam etalase pelaku dan menelpon dan berbicara dengan seseorang untuk menanyakan HP mana yang mau dibeli.
“Setelah menelfon, pelaku kemudian meminta ST untuk membungkus HP merk Oppo A5S, Vivo Y15 dan Oppo A1K dan menaruhnya dalam satu tempat. Namun karena kantong palstik tidak ada yang berukuran besar, ST memisahkan menjadi tiga tempat,” beber Kasatreskrim.
Saat ST menghitung total harga dari HP yang hendak dibeli pelaku tiba-tiba memadamkan saklar listrik yang berada di sebelah konter milik A LI. Namun yang padam malah konter sebelahnya.
“Karena panik pelaku dengan cepat mengambil tiga unit HP dan lari ke arah hutan yang berada di depannya,” ujar Kasatreskrim.



