Mulai Ngotot, PT ThorCon Tampil di Podcast ungkap PLTNuklir Aman?

banner 468x60

BERITABANGKA.COM – PT ThorCon Power Indonesia kembali melakukan pendekatan ke masyarakat Pulau Bangka demi melancarkan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Pulau Gelasa, Bangka Tengah. Meski gelombang penolakan terus menguat dari warga pesisir hingga organisasi lingkungan, perusahaan ini tetap ngotot menggelar sosialisasi dengan pola yang dinilai sebagian pihak semakin terselubung.

Dalam pemaparan di ruang tengah Bapos, pihak ThorCon menyampaikan keyakinan bahwa proyek PLTN akan memberi dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat terdampak.

Mereka menilai, setelah kejayaan timah meredup, pembangunan PLTN dapat menjadi substitusi ekonomi baru bagi warga.

Namun narasi tersebut bertolak belakang dengan suara masyarakat dan aktivis lingkungan. WALHI Bangka Belitung menilai sosialisasi ThorCon membawa kesan “pemaksaan halus” yang berpotensi merenggut ruang hidup nelayan lokal. Aktivitas penangkapan ikan disebut akan terganggu, sementara risiko ekologis jangka panjang masih belum dijawab secara meyakinkan.

Penolakan juga datang dari warga pulau kecil di sekitar Gelasa yang khawatir wilayah pesisir mereka dijadikan area uji coba teknologi nuklir.

Mereka menilai Pulau Bangka bukanlah lokasi ideal untuk proyek berisiko tinggi, terlebih jika potensi ancamannya harus ditanggung generasi mendatang.

Hingga laporan ini diturunkan, Direktur WALHI masih berupaya dimintai konfirmasi mengenai sikap terbaru organisasi tersebut atas langkah “slow motion” ThorCon yang kembali menghidupkan wacana PLTN setelah sebelumnya ditolak secara keras.

Dengan manuver baru yang dilakukan perusahaan, polemik proyek PLTN Gelasa diperkirakan terus memanas. Warga kini menunggu keberpihakan pemerintah dalam memastikan keselamatan lingkungan dan keberlanjutan hidup masyarakat pesisir tetap menjadi prioritas. (*)

Pos terkait

banner 468x60