Ia merasa hal tersebut tidak pantas dihadirkan di tengah-tengah musibah yang dihadapi warga Ibu Kota.
“Pernyataan yang beredar di publik dengan mengatakan ‘Gubernur rasa Presiden’ itu sangat melukai perasaan terutama bagi para korban banjir yang sedang berduka.
Seharusnya, pernyataan seperti itu tidak muncul dalam kondisi tersebut,” ujar dia.
Sumber: cnnindonesia







