BERITABANGKA.COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Simpang Teritip tengah mendalami kasus dugaan tindak pidana pengeroyokan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 KUHP. Peristiwa ini terjadi di Desa Pelangas, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, pada Selasa dini hari (2/9/2025) sekitar pukul 01.00 WIB.
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, melalui PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, membenarkan adanya laporan resmi yang telah diterima dari korban.
“Benar, telah diterima laporan terkait dugaan tindak pidana pengeroyokan. Kejadian bermula saat korban dan keluarganya sedang beristirahat di rumah. Tiba-tiba beberapa orang pelaku mendobrak pintu rumah dan melakukan kekerasan secara bersama-sama terhadap korban dan keluarganya,” jelas Iptu Yos Sudarso, Selasa (2/9/2025).
Pelaku Gunakan Benda Tumpul
Berdasarkan keterangan sementara, aksi pengeroyokan tersebut melibatkan setidaknya empat orang yang identitasnya telah diketahui polisi.
Para pelaku diduga menggunakan berbagai benda tumpul yang ada di lokasi kejadian, mulai dari batu bata, kayu, sepeda mini, kunci inggris, hingga body motor.
“Korban dipukuli dengan berbagai benda tumpul di bengkel tempat mereka dikejar. Usai diserang, korban yang mengalami luka serius sempat meminta pertolongan ke rumah warga sekitar sebelum melapor ke Polsek,” tambah Iptu Yos.
Barang Bukti Diamankan
Dalam penyelidikan awal, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Di antaranya satu kunci inggris, dua batu bata, satu sepeda mini, sebuah pompa, box motor, serta papan kayu yang diduga dipakai pelaku saat melakukan pengeroyokan.
Ia menegaskan penyelidikan masih terus berjalan, termasuk pemeriksaan saksi-saksi serta pengejaran terhadap para terduga pelaku.
“Kami mengimbau kepada pelaku agar segera menyerahkan diri dan bersikap kooperatif dalam proses hukum. Polisi akan menindak tegas setiap aksi main hakim sendiri yang meresahkan masyarakat,” tegas Iptu Yos.
Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka cukup parah dan sudah mendapat perawatan medis.
Polisi memastikan kasus ini ditangani serius oleh jajaran Polsek Simpang Teritip bersama Polres Bangka Barat untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat. (*)










