BERITABANGKA.COM — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) pemerintah tahun 2025–2045 dibahas dalam rapat paripurna DPRD, Selasa 2 Juli 2025. Raperda ini menjadi peta jalan pembangunan dua dekade ke depan bagi Kabupaten Bangka Selatan.
Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi, mengatakan penyusunan RPJPD didasari visi dan misi pemerintah daerah untuk menghadapi dinamika dan tantangan jangka panjang.
“Melalui rapat paripurna DPRD, kami menyampaikan RPJPD untuk 20 tahun yang akan datang,” ujarnya.
Fokus pada SDM, Ekonomi, Sosial, dan Tata Kota
Debby menegaskan bahwa RPJPD 2025–2045 memuat arah kebijakan makro pembangunan daerah, termasuk penguatan sumber daya manusia agar mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi dan teknologi.
“Dengan banyaknya tantangan yang akan datang, salah satu yang menjadi fokus adalah peningkatan sumber daya manusia yang mampu berdaya saing, ekonomi, sosial, dan tata kota,” katanya.
Ia berharap dokumen tersebut dapat segera dibahas oleh DPRD sehingga menjadi landasan hukum yang kuat bagi pembangunan jangka panjang Bangka Selatan.
“Semoga apa yang telah disampaikan ini bisa segera dibahas oleh anggota DPRD,” ujarnya.
DPRD Bentuk Pansus Pembahasan RPJPD
Ketua DPRD Bangka Selatan, Erwin Asmadi, menyebut penyampaian RPJPD merupakan bagian penting dari siklus perencanaan pembangunan daerah.
Sesuai ketentuan, dokumen itu harus mulai dibahas paling lambat pada minggu pertama Juli 2024.
“Raperda RPJPD ini akan segera dibahas sesuai dengan peraturan,” katanya.
Untuk mempercepat proses pembahasan, DPRD Bangka Selatan telah membentuk panitia khusus (Pansus) yang akan mengkaji isi RPJPD bersama pemerintah daerah.
“Pansus sudah dibentuk, Insya Allah ini akan segera dibahas,” ujar Erwin.
Roadmap 20 Tahun, Fondasi Pembangunan Berkelanjutan
RPJPD 2025–2045 diharapkan menjadi fondasi pembangunan jangka panjang yang selaras dengan visi Indonesia Emas 2045.
Dengan penguatan SDM, tata kelola kota, dan transformasi ekonomi, dokumen ini menjadi acuan utama penyusunan RPJMD lima tahunan dan program strategis lintas sektor di Bangka Selatan.















