BERITABANGKA.COM – Di tengah maraknya mobil SUV modern dengan teknologi canggih, nama Daihatsu Taft 4×4 tetap memiliki tempat istimewa di hati para pecinta otomotif.
Mobil legendaris keluaran era 1980–1990-an ini dikenal tangguh, bandel, dan siap menghadapi medan berat, sehingga hingga kini masih banyak diburu penggemarnya.
Taft “Mobil Badak”
Daihatsu Taft, terutama seri Taft GT 4×4, mendapat julukan “mesin badak” berkat kekuatan mesinnya yang mampu menaklukkan medan ekstrem tanpa mudah menyerah.
Mobil ini dipersenjatai dengan mesin diesel 2.8 liter yang terkenal awet dan mudah dirawat.
Dengan penggerak empat roda (4WD), suspensi yang kokoh, serta ground clearance tinggi, Taft menjadi opsi untuk menjelajah jalur perkebunan, tambang, hingga medan off-road.
Tak heran jika di banyak daerah, Taft lebih sering terlihat di jalan tanah ketimbang jalan aspal.
Laris di Wilayah Perkebunan Sawit
Selain diminati penghobi off-road, mobil Taft juga menjadi armada andalan di wilayah dengan komoditas perkebunan, khususnya Jambi, Riau, Lampung, dan Bengkulu.
Di daerah ini, Taft digunakan oleh pekerja maupun pengusaha sawit untuk mobilitas di area perkebunan yang penuh medan jalan terjal.
Kapasitas angkut yang full power serta ketahanan mesinnya membuat Taft lebih hemat biaya operasional dibanding kendaraan modern yang rawan bermasalah di medan berat.
Kendaraan Tempur Off-road
Menariknya, banyak penggemar otomotif memodifikasi Taft GT 4×4 menjadi kendaraan tempur off-road.
Dengan tambahan aksesori seperti winch, snorkel, ban besar, hingga roll bar, Taft bisa berubah menjadi mobil garang yang siap melibas jalur ekstrim.
Komunitas off-road di Indonesia pun kerap menjadikan Taft sebagai kendaraan andalan dalam berbagai event, dari rally adventure hingga ekspedisi alam.
Meski Daihatsu sudah tidak lagi memproduksi Taft, pamornya tetap bersinar. Pasar mobil bekas menunjukkan bahwa unit Taft yang terawat masih memiliki nilai jual tinggi.
Bahkan, beberapa kolektor rela merogoh kocek lebih untuk mendapatkan Taft original dengan kondisi prima.
Bagi sebagian orang, memiliki Taft bukan hanya soal kendaraan, tetapi juga bagian dari nostalgia masa lalu.
Keandalannya membuat Taft menjadi simbol ketangguhan mobil Jepang era klasik.
Daihatsu Taft 4×4 bukan hanya mobil tua, melainkan legenda otomotif yang membuktikan bahwa kekuatan, ketangguhan, dan keawetan mesin tetap prima hingga kini.
Dari jalur perkebunan sawit di Sumatera hingga lintasan off-road penuh lumpur, Taft tetap berdiri sebagai mobil “badak” yang tak tergantikan.
Bagi para pecinta SUV klasik, Taft bukan hanya kendaraan, melainkan warisan otomotif Indonesia yang layak dipertahankan. (*)









