PANGKALPINANG – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pangkalpinang bersama aparat kepolisian dan perangkat Desa Tanjung Gunung kembali menindak tegas aktivitas peredaran narkoba. Tim gabungan membongkar sejumlah lokasi yang kerap dijadikan tempat transaksi sekaligus lokasi “ngetem” pengguna sabu, Rabu 19 November 2025.
Di beberapa titik, petugas menemukan pondok kecil dan terpal lusuh yang sengaja disamarkan menggunakan daun kelapa kering. Lokasi-lokasi itu selama ini diduga menjadi tempat para pengguna menikmati barang haram tersebut secara sembunyi-sembunyi.
Pembongkaran dilakukan untuk memutus ruang gerak para pelaku penyalahgunaan narkoba serta menghilangkan spot yang berpotensi kembali dipakai sebagai tempat konsumsi sabu.
Dalam operasi tersebut, petugas menemukan satu unit sepeda motor SkyDrive tanpa ban depan yang ditinggalkan begitu saja. Motor itu kuat dugaan milik salah satu pengguna sabu yang kabur saat mengetahui keberadaan petugas.
BNN Kota Pangkalpinang menegaskan bahwa operasi pemberantasan narkoba akan terus dilakukan secara berkala, terutama di wilayah yang rawan dijadikan lokasi transaksi gelap. Upaya ini diharapkan mampu menekan penyalahgunaan narkotika sekaligus melindungi masyarakat dari bahaya sabu yang kian meresahkan. (*)












