Jalur Laut Jadi Pintu Masuk Narkoba! Operasi Antik Menumbing Bongkar Jaringan di Bangka Selatan

banner 468x60

Operasi Antik Menumbing 2026: Polres Bangka Selatan Banyak Bongkar Kasus Narkoba, Jalur Laut Jadi Jalur Favorit

BERITABANGKA.COM TOBOALI — Pada pekan terakhir Operasi Antik Menumbing 2026, Polres Bangka Selatan kembali menggencarkan penindakan terhadap penyalahgunaan narkoba. Sejumlah pelaku berhasil diamankan di berbagai titik rawan, menandai keseriusan aparat dalam memerangi peredaran gelap narkotika di wilayah tersebut.

Wakapolres Bangka Selatan Kompol Muhammad Riduan menegaskan bahwa keberhasilan pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian semata. Menurutnya, diperlukan kerja keras dan sinergi dari seluruh elemen masyarakat serta lintas instansi.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Memang kita melaksanakan Operasi Antik, dan untuk Bangka Selatan ini dibutuhkan kerja keras serta sinergi seluruh pihak dalam memerangi narkoba,” ujar Kompol Riduan saat konferensi pers di Mapolres Bangka Selatan, Selasa (3/2/2026), didampingi Kasat Resnarkoba AKP Defriansyah, Kabag Ops, serta Kasi Humas Iptu GJ Budi.

Penindakan Melampaui Target

Kompol Riduan mengungkapkan bahwa selama operasi berlangsung, Polres Bangka Selatan telah mengungkap enam kasus narkoba, sementara dalam kurun waktu satu bulan terakhir jumlah laporan polisi (LP) mencapai lebih dari 10 kasus. Capaian tersebut bahkan disebut telah melampaui target yang ditetapkan.

“Ini bukti bahwa kami serius dalam penindakan. Dalam satu bulan saja, pengungkapan kasus sudah melebihi target,” tegasnya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa pendekatan preventif tetap menjadi bagian penting dari strategi kepolisian, khususnya melalui edukasi kepada masyarakat.

Penambang Jadi Sasaran Rentan

Wakapolres juga menyoroti fenomena penyalahgunaan narkoba di kalangan penambang. Menurut pengakuan para pelaku, narkoba kerap digunakan dengan alasan untuk meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh saat bekerja.

“Banyak pengakuan dari penambang yang menggunakan narkoba karena merasa bisa bekerja lebih giat dan tidak mudah lelah,” ungkapnya.

Fakta tersebut, lanjut Riduan, menjadi perhatian serius karena menjadikan sektor pertambangan sebagai salah satu kelompok rentan terhadap penyalahgunaan narkotika.

Sejumlah Wilayah Rawan Terpetakan

Dalam pemetaan yang dilakukan kepolisian, beberapa wilayah disebut rawan peredaran narkoba, antara lain Simpang Rimba, Dusun Serdang, Dusun Nayu, Rajik, dan Sukadamai. Dari hasil pemetaan operasional, jalur masuk narkoba ke Bangka Selatan diduga kuat melalui jalur laut.

“Mapping kami menunjukkan bahwa jalur peredaran memang banyak masuk dari laut,” jelas Kompol Riduan.

Perang Narkoba Berlanjut

Polres Bangka Selatan memastikan bahwa upaya pemberantasan narkoba tidak akan berhenti pada Operasi Antik Menumbing saja. Penegakan hukum akan terus diimbangi dengan edukasi dan pencegahan agar angka penyalahgunaan dapat ditekan secara berkelanjutan.

“Kami akan terus bergerak. Edukasi, pencegahan, dan penindakan berjalan seiring demi menyelamatkan generasi dan menjaga keamanan wilayah Bangka Selatan,” pungkasnya.

Admin
Author: Admin

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60