49 Desa di Basel Segera Terima DD, Desa Bedengung Menyusul

Pencairan Dana Desa (DD) tahap 1 di Kabupaten Bangka Selatan tidak akan menunggu pihak Desa Bedengung Kecamatan Payung yang terlambat menyerahkan Peraturan Desa (Perdes) Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2020.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka Selatan, Herman, pada Jumat 21 Februari 2020 malam.

Menurut Herman, sesuai dengan komitmen yang telah ditandatangani bersama oleh pihak desa bahwa pencairan harus dilakukan pada 24 Februari 2020 mendatang.

Dikatakan Herman, pihaknya telah menunggu pihak desa Bedengung hingga Jumat sore 21 Februari 2020.

Tanggulangi Abrasi, Wagub Abdul Fatah Ambil Solusi

Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah, menyempatkan diri mendatangi Pantai Serdang di Desa Baru, Kecamatan Manggar, guna menindaklanjuti laporan dari Ketua Kelompok Sadar Wisata Desa Baru, Totok Iswanto.

Berdasarkan laporan masuk, telah terjadi abrasi di objek wisata tersebut. Hal ini disebabkan lantaran ombak pasang air laut yang terjadi beberapa pekan terakhir. Dikhawatirkan dampak abrasi ini akan semakin parah jika tidak segera ditanggulangi.

Abrasi seperti ini terjadi hampir setiap tahun pada musim angin barat, tapi yang terjadi pada tahun 2020 ini sangat mengkhawatirkan dibanding tahun sebelumnya.

Sampai saat ini juga sudah banyak pohon cemara yang tumbang karena hantaman ombak. Di sisi selatan pantai terjadi pendangkalan alur masuk kapal nelayan ke sungai. Di sungai ini, kebanyakan nelayan menambatkan perahu atau katernya.

Menanggapi hal ini, Wakil Gubernur Abdul Fatah langsung menghubungi OPD terkait. “Saya baru saja menghubungi dinas terkait dan menjelaskan apa yang terjadi di sini.

Salah satu solusi yang nanti akan diambil adalah membangun talud penahan ombak agar ombak besar yang datang tidak langsung menghantam bibir pantai, dipecah dulu oleh talud,” ungkapnya.

Dikatakan Wagub, jika rencana sudah tersusun, maka akan segera ditindaklanjuti paling cepat tahun ini atau pada awal tahun 2020.

Seperti diketahui bahwa, Pantai Serdang merupakan salah satu objek wisata andalan di Manggar. Selain air laut yang biru dan pasirnya yang putih, yang menjadi daya tarik utama dari pantai ini adalah banyaknya kater berwarna-warni yang parkir.

 

Sumber: Dinas Kominfo
Penulis: Randika
Fotografer: Randika
Editor: Listya

Balai Karantina Amankan Paket Kerangka Duyung Tujuan Thailand

Petugas Balai Karantina Kelas II Pangkalpinang bersama petugas Avsec Bandara Depati Amir Provinsi Bangka Belitung mengamankan satu paket kardus berisi kerangka Duyung di Bandara Depati Amir Kota Pangkalpinang.

Paket yang awalnya diduga kerangka gajah tersebut juga berisi makanan cumi kering yang siap dikirim ke Thailand.

Kepala Balai Karantina kelas II Pangkalpinang, Saipuddin Zuhri mengatakan, kerangka tersebut bukanlah kerangka gajah, tapi kerangka Duyung.

“Hal itu diketahui berdasarkan keterangan dari LIPI, ahli anatomi FKH UGM dan Dokter Hewan Forensik BKSDA Bengkulu,” kata Saipudin, Kamis (20/02/20).

Update Penyaluran DD 2020 di Basel: Desa Bedengung Kerja Lembur

Desa Bedengung Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan (Basel) hingga saat ini belum menyerahkan dokumen Peraturan Desa (Perdes) Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2020.

Dokumen Perdes APBDes 2020 merupakan salah satu syarat dokumen pencairan Dana Desa (DD) Tahap I Tahun 2020.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka Selatan, Herman, melalui Kepala Bidang (Kabid) Administrasi, Keuangan dan Aset Desa, Reza Fahlevi, Kamis 20 Februari 2020 malam.

“Update data terakhir tinggal satu desa yg belum menyampaikan APBDes sebagai syarat penyaluran DD tahap 1 yakni Desa Bedengung,” kata Reza Fahlevi.

Dikatakan Reza, sebelumnya masih ada 4 Desa yang belum menyerahkan syarat penyaluran DD tahap 1 yakni Desa Malik, Desa Gudang, Desa Payung dan Desa Bedengung.

Namun pada Kamis 20 Februari 2020 siang, pihak Desa Malik, Desa Gudang, dan Desa Payung telah menyerahkan syarat tersebut berupa file PDF dan diupload ke aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan Anggaran Negara (OMSPAN).

“Tadi siang berupa file PDF karena harus diupload ke aplikasi OMSPAN, dan sudah diserahkan ke Bakuda,” tambah Reza.

Menurut Reza, kekinian pihak Desa Bedengung telah melaksanakan musyawarah desa APBDes 2020. Namun hasilnya masih berbentuk manual dan belum diinput ke Siskeudes. “Itu yang membuat mereka belum bisa mengantar ke PMD, karena kita wajibkan pakai Siskeudes,” tambah Reza.

Sementara itu Kepala Desa (Kades) Bedengung, Zulmastari, ketika dihubungi beritabangka.com pada Kamis malam 20 Februari 2020 membenarkan belum menyerahkan Perdes APBDesa Bedengung 2020 tersebut.

Menurutnya, paling tidak pada Jumat 21 Februari 2020 pihaknya akan segera menyerahkan Perdes tersebut ke pemerintah daerah. “Malam ini sedang kita kerjakan, mungkin besok sudah kita serahkan ke pemerintah daerah,” pungkas Zulmastari.

Kemenkeu RI Sebut Basel Penuhi Kriteria Kinerja Baik

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI melalui Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) menyatakan Kabupaten Bangka Selatan masuk daftar pemerintah daerah (Pemda) yang memenuhi kriteria berkinerja baik dalam penyaluran Dana Desa (DD) tahun anggaran 2019.

Dengan jumlah desa yang mencapai 50 Desa, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) bersama Kabupaten Bangka Barat dengan jumlah Desa 60 menjadi daerah Kabupaten di Bangka Belitung yang masuk daftar pemerintah daerah yang memenuhi kriteria berkinerja baik.

Pada tahun 2020, Pemerintah memberikan apresiasi kepada Pemda yang mempunyai predikat kinerja baik dalam penyaluran Dana Desa tahun 2019 melalui pemberian reward berupa penyaluran Dana Desa dalam 2 tahap dengan porsi 60% untuk tahap I dan 40% untuk tahap II.

BPS Kota Pangkalpinang Gelar Sensus Penduduk Online Tahun 2020

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pangkalpinang menggelar sensus penduduk online tahun 2020 di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Pangkalpinang, Kamis (20/02/20) di ruang pertemuan kantor Walikota.

Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil mengajak masyarakat Pangkalpinang untuk sama sama mensukseskan sensus penduduk tahun 2020.

“Saya bersama istri, Bu Sekda, Kepala BPS Provinsi, Kepala BPS Pangkalpinang, kami mengajak masyarakat Kota Pangkalpinang untuk mengisi data masing masing melalui sensus.bps.go.id,” ajak Walikota.

Ketua BPS Kota Pangkalpinang, Achmad Thamrin menargetkan tercapai minimal 50 persen sensus penduduk online di Kota Pangkalpinang.

“Hari ini kita melakukan sensus online di Pemkot Pangkalpinang, untuk Pangkalpinang kita targetkan sekitar 50 persen, Ini sangat sederhana dan mudah karena hanya membutuhkan 5 menit untuk 1 orang,” ucapnya.

Sensus Penduduk Online tahun 2020 dimulai pada tanggal 15 Februari dan akan berakhir pada 31 Maret nanti.

Dugaan Korupsi Dana Desa, Yulianto Mendekam di Sel Tahanan

Polres Pangkalpinang melalui Jajaran Satuan Reserse Kriminal berhasil mengungkap sekaligus mengamankan pelaku dugaan korupsi Dana Desa (DD) Desa Kebintik Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah.

Diketahui pelaku bernama YT alias Yulianto (44), perangkat Desa Kebintik yang menjabat sebagai bendahara Desa. Ia menyerahkan diri ke Polres Pangkalpinang pada 10 Februari 2020 berdasarkan surat penggilan dari pihak kepolisian.

Berdasarkan hasil penyidikan Polres Pangkalpinang, pelaku diduga melakukan korupsi APBdes tahun anggaran 2018 yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 260.790.215,00.

Wakapolres Pangkalpinang, Kompol Erlichson Pasaribu, didampingi Kasat Reskrim AKP Harry Kartono dan Kanit Pidkor IPDA Intan Diputra seizin Kapolres Pangkalpinang mengungkapkan, pelaku tersebut diamankan berdasarkan Laporan Polisi LP/A –102 / IV / 2019 / SPKT / RES PKP. Tanggal 01 April 2019 Tentang Tindak Pidana Korupsi.

“Pelaku diamankan pada 10 Februari 2020 berdasarkan surat panggilan. Pelaku menyerahkan diri atas dugaan penggelapan dan penyalahgunaan dana Desa,” ungkapnya saat menggelar jumpa pers, Rabu (19/02/20) di Mako Polres Pangkalpinang.

Dikatakanya, modus yang digunakan pelaku dengan cara membuat anggaran fiktif dan kegiatan fiktif serta dokumen palsu.

“Dari hasil keterangan 17 saksi dan 3 saksi ahli, pelaku melakukan tindakan korupsi seorang diri dan belum ada keterlibatan pihak lain,” terangnya.

Warga Dusun Jampan Kedapatan Bawa Sabu-sabu

Henky (41), warga Dusun Jampan Desa Kelabat Kecamatan Parittiga harus mendekam di kantor polisi karena kedapatan membawa narkotika jenis sabu-sabu.

Henky diringkus Sat Reskrim Polsek Jebus sekira pukul 13.30 WIB dipinggir jalan Dusun Pala Desa Teluk Limau Parittiga, setelah adanya laporan masyarakat, Selasa (18/2/20).

Dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah timbangan digital, uang tunai sebesar Rp 500.000, satu paketan plastik bening yang berisi butiran kristal yang diduga narkotika jenis sabu-sabu.

Selain itu polisi juga mengamankan tiga buah sedotan kecil warna hijau, dua sedotan warna putih, satu sedotan warna biru yang berisi butiran kristal yang diduga narkotika jenis sabu.

Kapolres Bangka Barat AKBP DR. Muhammad Adenan, mengatakan pelaku dan barang bukti diamankan di Polsek Jebus dan mereka akan terus berusaha memberantas peredaran narkotika.

“Kami akan lebih tegas dalam kasus narkotika di wilayah Bangka Barat di harapkan kepada masyarakat untuk membantu polisi dalam memberantas narkotika,” kata Kapolres, Rabu (19/2/20).