Bupati Bangka Tengah Ingatkan Pentingnya Perilaku Hidup Sehat  

KOBA – RSUD Drs. H. Abu Hanifah Kabupaten Bangka Tengah menggelar serangkaian acara untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 dan Hari Diabetes dengan tema Transformasi Kesehatan Menuju Indonesia Maju, Rabu (06/12/2023).

 

Bertempat di Ruang Pertemuan RSUD Drs. H. Abu Hanifah, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD Drs. H. Abu Hanifah, Kabag Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Bangka Tengah, serta perwakilan Bank Muamalat, membuka secara resmi seminar kesehatan di hadapan 100 lansia yang merupakan peserta dari Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) di Puskesmas.

 

Seminar kesehatan yang bertemakan access to diabetes care ini membahas tentang penyakit diabetes dengan menghadirkan narasumber dokter spesialis penyakit dalam RSUD Drs. H. Abu Hanifah, dr. Yeni Marlina, Sp.PD., dan dokter gigi, drg. Ridwan.

 

Memperingati Hari Kesehatan Nasional ini, Algafry berharap agar RSUD Drs. H. Abu Hanifah, terus meningkatkan mutu pelayanan, kualitas SDM kesehatan, serta kesadaran masyarakat agar melakukakn perilaku hidup sehat.

 

“Saya menghimbau dan mengajak masyarakat agar selalu menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan yang sehat, olahraga, dan terus berusaha berpikir positif,” ajak Bang Ayi, sapaan akrab Bupati Bangka Tengah, mengingat diabetes termasuk 10 penyakit terbanyak di Indonesia, dan di Bangka Tengah sendiri cukup banyak penderitanya.

 

Dalam kegiatan ini diberikan juga santunan secara langsung oleh Bupati Bangka Tengah, untuk anak yatim/piatu yang merupakan putra/putri dari tim RSUD serta penyerahan bantuan ambulans dari Bank Muamalat kepada RSUD Drs. H. Abu Hanifah.

 

“Alhamdulillah, bantuan CSR dari Bank Muamalat berupa ambulans sudah diterima. Terima kasih, ini sangat bermanfaat dalam membantu kinerja RSUD Drs. H. Abu Hanifah,” ujar Algafry “Semoga bisa menambah motivasi dan kinerja tim RSUD semakin baik lagi untuk melayani masyarakat.”

 

Menambahkan, Kepala Dinas Kesehatan, drg. M. Anas Ma’ruf, mengatakan jika ambulans yang dimiliki sudah kurang layak untuk dioperasikan.

 

“Alhamdulillah ada bantuan satu unit dari Bank Muamalat dan juga 1 unit lagi dari anggaran BLUD yang didapat dari hasil pendapatan. Diharapkan bisa digunakan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat,” harapnya.

 

Selaku inisiator, Direktur RSUD Drs. H. Abu Hanifah, dr. Lismayoni, mengungkapkan tujuan sosialisasi ini terkait dengan masalah diabetes dan melibatkan dokter spesialis langsung agar bisa menjadi perpanjangan tangan dari tim kesehatan.

 

“Biasanya dokter penyakit dalam mengedukasi pasien secara langsung, namun melalui seminar ini bisa mengedukasi yang bukan pasien,” jelasnya.

 

Melalui peringatan HKN ini, dr. Lismayoni berharap bisa membangun kesadaran akan pentingnya perilaku hidup sehat dan perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Semoga dengan rangkaian peringatan HKN ini, Direktur RSUD Drs. H. Abu Hanifah bisa terus melayani masyarakat dengan memberikan mutu pelayanan yang terbaik dan semakin baik ke depannya,” harapnya.

 

Serangkaian acara seperti donor darah, lomba video inovasi layanan, lomba masak lempah kuning, dan lomba masak menu kudapan untuk penderita diabetes yang disusun masing-masing ruangan, turut meramaikan kegiatan peringatan HKN ke-59 di RSUD Drs. H. Abu Hanifah Kabupaten Bangka Tengah.

Gemilang di Dunia Penyiaran Lokal, Bupati Bangka Tengah Terima Penghargaan Prestisius dari KPID

PANGKALANBARU – Kesuksesan demi kesuksesan terus menaungi Kabupaten Bangka Tengah, kali ini dengan diraihnya penghargaan tinggi dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung oleh Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman.

 

Penghargaan bergengsi dengan kategori Kepala Daerah Peduli Penyiaran tersebut disampaikan dalam acara Anugerah Penyiaran KPID Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2023. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk komitmen dan dedikasi yang luar biasa dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas penyiaran lokal di Kabupaten Bangka Tengah.

 

Kegiatan yang bertajuk Harmonisasi Budaya di Era Digitalisasi Penyiaran ini berlangsung di Soll Marina Hotel & Convention Center Kecamatan Pangkalanbaru Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (06/12/2023) malam.

 

Dihadiri oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kabupaten Bangka Tengah, perwakilan Ketua KPI Pusat, Ketua KPID Provinsi Bangka Belitung, pemimpin dan redaksi media radio dan televisi se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta tamu undangan lainnya.

 

Penghargaan ini tidak datang begitu saja, melainkan hasil dari penilaian ketat yang dilakukan oleh KPID terhadap perkembangan sektor penyiaran di Bangka Tengah. Algafry Rahman dinilai telah memberikan dampak positif dengan menciptakan atmosfer yang mendukung pertumbuhan media massa, memberikan perhatian khusus kepada lembaga penyiaran lokal, dan berhasil meningkatkan tingkat literasi media di tengah-tengah masyarakat.

 

Saat ditemui, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kabupaten Bangka Tengah, Feri Prihatin Akbar yang mewakili Bupati Bangka Tengah menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya Kepada KPID atas penghargaan yang diterima. Ia menekankan pentingnya peran media lokal dalam menyampaikan informasi yang akurat dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

 

“Penghargaan ini bukan hanya prestasi pribadi, melainkan hasil sinergi antara pemerintah daerah, lembaga penyiaran, dan tentu saja, masyarakat Bangka Tengah yang selalu memberikan dukungan penuh. Ini menjadi dorongan besar bagi kita untuk terus melangkah dan berkarya,” ujar Feri.

 

Disamping itu, Yudi Septiawan selaku Komisioner KPID memberikan apresiasi khusus kepada Algafry Rahman selaku Bupati Bangka Tengah atas keberhasilannya menciptakan kebijakan yang mendukung keberagaman media, memastikan adanya peluang yang setara bagi semua pihak, dan mendorong transparansi dalam penyiaran.

 

“Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas peran penting bupati dalam menciptakan ekosistem penyiaran yang berkualitas dan mampu memenuhi kebutuhan informasi masyarakat,” ujar Yudi.

 

Penghargaan ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dan seluruh pihak terkait untuk terus mengembangkan inovasi dalam sektor penyiaran. Penghargaan ini tidak hanya menjadi akhir perjalanan, tetapi sebagai awal untuk pencapaian lebih besar dalam mendukung kemajuan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penyiaran yang berkualitas.

DPPKBP3A Bateng Gelar Seminar Perempuan Berdaya Indonesia Maju

PANGKALANBARU – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melaui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKB3A) Kabupaten Bangka Tengah menggelar kegiatan Seminar Perempuan Berdaya Indonesia Maju, bertempat di Ballroom Hotel Santika, Rabu (06/12/2023).

 

Kegiatan yang digelar untuk menyambut Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-95 ini mengusung tema Perempuan Hebat dalam Keluarga dan Organisasi, dengan menghadirkan narasumber, yakni Intan Erlita, M.Psi, selaku Founder Titik Putih dan H. Kemas Mahmud Al-Hanif selaku Pimpinan Daarul Mahabbah. Peserta seminar yang didominasi para perempuan yang berasal dari berbagai organisasi wanita di Bangka Tengah tampak antusias mengikuti kegiatan.

 

Bupati Bangka Tangah, Algafry Rahman, menyampaikan bahwa peran perempuan pada masa sekarang kian meningkat, tidak hanya untuk keluarga, melainkan juga untuk organisasi dan masyarakat.

 

“Melalui PHI ke-95 ini saya berharap agar perempuan-perempuan Indonesia, khususnya di Bangka Tengah, tidak melupakan makna dari perjuangan perempuan Indonesia di masa lalu,” ucap Algafry.

 

Ketua TP-PKK Kabupaten Bangka Tengah, Eva Algafry, juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan bermanfaat ini.

 

“Tadi kita sudah berproses mendapatkan materi dan gambaran bagaimana sosok perempuan dengan berbagai peran, aktivitas, dan atribut yang disematkan, tentu sangat luar biasa, namun tetap harus dalam keadaan waras,” ungkap Eva.

 

Ia juga menyampaikan pesan agar para perempuan bisa mengembangkan diri sehingga dapat memberikan yang terbaik dalam setiap perannya.

 

“Kita sebagai istri, ibu, maupun pekerja, harus terus meng-update ilmu, terutama untuk pengasuhan kepada anak karena ternyata pola asuh itu sangat memengaruhi, baik dari pihak ayah maupun ibu. Dari kegiatan ini kita berharap mendapatkan ilmu baru yang akan kita terapkan di keluarga kita untuk membantu kita dalam memberikan pola asuh terbaik terhadap tumbuh kembang anak,” tutur Eva.

 

Sementara itu, Intan selaku narasumber yang berprofesi sebagai psikolog menyampaikan pentingnya keseimbangan dalam organisasi dan keluarga bagi perempuan karena berpengaruh terhadap pengembangan pribadi kedepannya.

 

“Perempuan hebat dalam keluarga dan organisasi bukan harus tampil sempurna, namun bagaimana mampu memainkan perannya sesuai porsi,” kata Intan.

 

Ia juga menyampaikan perempuan tidak boleh melupakan salah satu peran penting, yaitu peran untuk dirinya sendiri.

 

“Jangan lupakan peran kita untuk diri sendiri, karena kita juga berhak dan harus bahagia, serta selalu ingat bahwa tidak ada wanita yang sempurna, yang ada adalah wanita dalam versi terbaiknya,” kata Intan.

Majukan Kebudayaan Babel, Pemprov dan Pemkab Bateng Kompak Gelar Besari Budaya

KOBA – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) bersama Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng) melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Kepemudaan Olahraga gelar kegiatan bertajuk Besari Budaya sebagai Upaya Perlindungan Pencegahan dan Pemanfaatan Objek Pemajuan Kebudayaan Provinsi Bangka Belitung, bertempat di Widari Hotel, Kecamatan Koba, pada Rabu (06/12/2023).

 

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bangka Tengah dan dihadiri oleh berbagai peserta mulai dari Lembaga Adat Melayu Babel, Dewan Kesenian, juga perwakilam dari tiap kabupaten/kota se-Babel.

 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bangka Tengah, Era Susanto, mengatakan bahwa Kabupaten Bangka Tengah memiliki potensi yang besar dari segi manusia dan alamnya sehingga harus dimaksimalkan dan Bangka Tengah bisa menjadi kabupaten yang tidak lupa dengan akar budayanya.

 

“Kita harus memelihara dan menjaga keberagaman budaya kita khususnya di Bangka Tengah ini. Melalui giat Besari Budaya ini kita harapkan dapat mengimplementasikan nilai-nilai integritas, etos, dan gotong royong, sehingga mampu mempersatukan berbagai lapisan masyarakat melalui khasanah budaya yang ada di Provinsi Babel ini,” ucap Era.

 

Selain itu Wabup juga mengapresiasi upaya pihak provinsi, kabupaten, para seniman dan pelaku seni, tokoh adat, serta panitia penyelanggara yang telah mendukung kesuksesan kegiatan hari ini.

 

“Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas pertisipasinya kepada seluruh elemen yang terlibat dalam kegiatan ini. Semoga dengan adanya acara ini kita terus semangat dalam menumbuhkembangkan dan melestarikan nilai budaya daerah secara kreatif dan profesional sehingga mampu meningkatkan ekonomi masyarakat, sekaligus sebagai sarana untuk menjalin silaturahmi dan kerja sama, serta memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan sesama peserta atau pelaku seni. Kegiatan ini juga sebagai sarana promosi dan publikasi produk/penampilan karya seni dan budaya tradisional,” terangnya.

 

Tampak hadir Kadinbudparpora Provinsi Babel, Kadinbudparpora Bateng beserta Sekdin, dengan mengundang narasumber Datok Sri Prof. Bustami Rahman, Datok Akhmad Elvian, dan dr. Yan Megawandi, S.H., M.Si., untuk diskusi bersama peserta.

TP UKS/M Bangka Tengah Hadir di SDN 16 Sungaiselan

SUNGAISELAN – Ketua Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (TP UKS/M) Kabupaten Bangka Tengah, Eva Algafry, hadir ditengah-tengah murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 16 Sungaiselan, Desa Tanjung Pura, Kecamatan Sungaiselan, pada Selasa (05/12/2023).

 

Kehadiran Eva ini sekaligus dalam rangka melakukan pembinaan baik itu kepada para guru serta murid SDN 16 Sungaiselan terkait penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta UKS/M.

 

“Alhamdulilah hari ini kita bisa hadir bersama Tim UKS/M Kabupaten dan melakukan pembinaan UKS/M kepada SDN 16 Sungaiselan. Jadi ada beberapa saran dan masukan, untuk kami perbaikan terutama berkaitan dengan aspek atau indikator dalam UKS/M,” ujar Eva.

 

Dikatakan Eva, hal utama yang menjadi poin penting adalah bagaimana upaya perubahan perilaku pada anak didik. Tak hanya sekolah, Eva juga mengajak orang tua di rumah agar bisa mempunyai andil sehingga anak-anaknya dapat menerapkan PHBS.

 

“Jadi, ada 8 indikator PHBS di sekolah, kami berharap sekolah berproses melakukan pembinaan kepada siswa serta mengajak orang tua bekerja sama, sembari memenuhi sarana dan prasarana yang ada di UKS masing-masing,” terangnya.

 

Sementara itu Kepala Sekolah SDN 16 Sungaiselan, Syahirman, berterima kasih dan mengapresiasi kehadiran tim TP UKS/M Kabupaten di sekolahnya. Dijelaskannya untuk di SDN 16 Sungaiselan sendiri terdiri dari 6 kelas dengan jumlah murid sebanyak 137.

 

“Dengan kehadiran TP UKS/M Kabupaten ini jadinya kita bisa saling berbagi informasi terkait penerapan UKS maupun PHBS di lingkungan sekolah. Ini sangat bermanfaat bagi kami para guru maupun murid,” ungkapnya.

Pelayanan Terpadu Desa Celuak Semarak dan Terasa  

SIMPANGKATIS – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melalu Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTK) Kabupaten Bangka Tengah menggelar kegiatan Pelayanan Terpadu di Lapangan Bola Desa Celuak, Kecamatan Simpang Katis, Kamis (30/11/2023).

 

Dimulai dengan senam bersama, masyarakat Kecamatan Simpangkatis khususnya Desa Celuak dan siswa-siswi mulai dari SD hingga SMA yang hadir tampak antusias dan bersemangat.

 

Mengusung tema PTSP Semarak Makin Terasa, kali ini DPMPTK berkolaborasi dengan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Ir. H. Ibnu Saleh, M.M., melalui program Dokter Sambangi Desa (Terasa) memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat.

 

Tak hanya itu, seperti biasanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Bangka Tengah dan instansi vertikal juga turut memberikan pelayanan, di antaranya Pelayanan Kesehatan Hewan dan Pasar Tani, Pelayanan KB, Pelayanan Donor Darah, Pelayanan Kesehatan, Pelayanan Perizinan Berusaha, Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan, Pelayanan Dokumen Kependudukan (KK, KTP, Akte Kelahiran), Pelayanan Pembayaran PBB, Pelayanan PLN, Pelayanan Perikanan, Pelayanan SIM Keliling, serta bazar UMKM.

 

Bupati Bangka Tengah didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Bangka Tengah turut merasakan keseruan pelayanan terpadu di Desa Celuak.

 

“Alhamdulillah kali ini kita bisa kembali melaksanakan pelayanan terpadu, banyak sekali pelayanan yang bisa didapatkan masyarakat kali ini, terutama pelayanan kesehatan,” ucap Algafry.

 

Ia juga berharap keberadaan pelayanan terpadu bisa memberikan manfaat banyak untuk masyarakat.

 

“Kegiatan ini dihadirkan tentunya untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan pemerintah. Semoga masyarakat bisa terbantu,” ungkap Algafry.

 

Sementara itu, Direktur RSUD Dr. Ir. H. Ibnu Saleh, M.M., Dianing Kiswari mengatakan pelayanan yang dihadirkan dalam program terasa, pemeriksaan mata serta pembagian kacamata baca untuk lansia dan guru ngaji, serta sunat massal untuk 30 orang anak.

 

“Insyaallah, kami akan melakukan kegiatan rutin seperti ini kedepan berkolaborasi dengan Pemerintah Desa. Semoga masyarakat mendapatkan manfaat yang luar biasa dengan pelayanan yang kami berikan,” tutur Dianing.

 

Salah seorang masyarakat Desa Celuak, Minarni (45) mengungkapkan rasa bahagianya bisa merasakan manfaat dari pelayanan terpadu Pemkab Bangka Tengah.

 

“Selama ini penglihatan sudah mulai tidak jelas, hari ini saya periksa mata di sini, kemudian saya juga dapat kacamata gratis, alhamdulillah sangat terbantu, penglihatan kembali normal. Terima kasih banyak kepada dokter RSUD Ibnu Saleh dan Pemkab Bateng, semoga kegiatan seperti ini terus berjalan,” ungkap Minarni.

 

Wakil Bupati Bangka Tengah, Era Susanto juga hadir untuk bersilaturahmi bersama masyarakat Desa Celuak. Sembari berbincang kepada masyarakat, Ia turut membagikan doorprize.

 

Selanjutnya, Bupati Bangka Tengah menyerahkan bantuan sarana usaha pasca pelatihan kepada pelaku usaha.

 

Dirinya juga mengunjungi rumah warga untuk bersilaturahmi, mendengarkan keluh kesah maupun aspirasi, serta memberikan bantuan.

 

Turut hadir dalam kegiatan ini, yakni Sekretaris Daerah Bangka Tengah, Kepala DPMPTK Bangka Tengah, Kepala Dindukcapil Bangka Tengah, Kepala Dinbudparpora Bangka Tengah, Kepala BPBD Bangka Tengah, Kepala Diskominfosta Bangka Tengah, Camat Simpang Katis, dan Kepala Desa Celuak.

Bupati dan Wakil Bupati Bateng Sapa Ribuan Warga Lubuk Besar pada Acara Jalan Sehat dan Operasi Pasar  

LUBUK BESAR – Ribuan warga Kecamatan Lubuk Besar ramaikan acara jalan sehat serta operasi pasar yang menyediakan paket subsidi bahan pokok. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman dan Wakil Bupati, Era Susanto. Jalan sehat ini dimulai dari lapangan sepak bola Desa Lubuk Besar, hingga berakhir di Kantor Kecamatan Lubuk Besar, Kamis (30/11/2023).

 

Jalan sehat yang merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan Kecamatan Sehat ini dipadati oleh sekitar 4.000 warga masyarakat yang berdomisili di Kecamatan Lubuk Besar dan memperebutkan berbagai doorprize menarik seperti sepeda motor, kulkas, televisi, dan lain sebagainya.

 

“Kegiatan hari ini di luar prediksi kami, alhamdulillah ramai sekali. Dibandingkan dengan tahun lalu, tahun ini masyarakat yang berpartisipasi sangat luar biasa. Sebanyak sekitar 4.000 kupon ludes diperebutkan warga,” ujar Armansah, Camat Lubuk Besar, ketika ditemui tim Diskominfosta.

 

Selain jalan sehat, diberikan juga pelayanan gratis untuk masyarakat, seperti layanan cek kesehatan, bantuan untuk anak-anak dengan kategori stunting, juga operasi pasar untuk bahan pokok bersubsidi.

 

“Saya sangat berterima kasih kepada masyarakat yang sudah berpartisipasi meramaikan acara ini. Untuk para Kades yang cukup solid untuk menggerakkan warganya, juga kami ucapkan terima kasih. Insyaallah tahun depan akan kita buat acara yang lebih meriah lagi,” lanjutnya.

 

Terkait operasi pasar paket subsidi bahan pokok, yang digelar oleh Disperindagkop-UKM Bangka Tengah, merupakan kali kedua diadakan di Kecamatan Lubuk Besar. Sebanyak 3.000 paket sembako telah didistribusikan ke 9 desa yang ada di Kecamatan Lubuk Besar.

 

Algafry Rahman, Bupati Bangka Tengah juga turut menyerahkan langsung paket sembako murah ini kepada masyarakat.

 

“Program-program ini adalah bentuk perhatian Pemkab Bangka Tengah kepada masyarakat dalam rangka membantu menghadapi harga bahan pokok yang serba mahal sekarang ini. Langkah pemerintah adalah dengan mengurangi harganya. Kami berharap, semoga masyarakat semua dapat terbantu,” ungkap Algafry.

 

Era Susanto, Wakil Bupati Bangka Tengah juga mengharapkan hal serupa.

 

“Mudah-mudahan dapat membantu masyarakat menghadapi masa inflasi, di mana harga-harga mulai meningkat saat ini,” ucapnya.

 

Diketahui 3.000 paket sembako ini berisikan beras 10kg, gula 2 liter, dan minyak goreng 2 liter. Semua item ini dikatagorikan premium dan masyarakat hanya membayar sebesar Rp110.500,00.