Hotel Pertama di Kota Koba, Widari Hotel Geliatkan Perekonomian dan Pariwisata di Bangka Tengah

KOBA – Algafry Rahman selaku Bupati Bangka Tengah (Bateng) didampingi Wakilnya, Era Susanto dan Wakil Ketua I TP-PKK Bateng, Maya Dwie Era, menghadiri Grand Opening Widari Hotel, beralamat di Jalan Kenanga No. 59, Kelurahan Koba, Kecamatan Koba, Minggu (03/12/2023).

 

Diketahui, Widari Hotel merupakan hotel pertama yang ada di Kota Koba, dengan jumlah kamar sebanyak 35 buah, Widari Hotel juga menyediakan fasilitas meeting room, coffee shop, gift shop, spa dan massage.

 

Bupati Bangka Tengah sangat mendukung adanya hotel di Kota Koba, dikatakannya jika ini merupakan langkah awal perkembangan perhotelan di Bangka Tengah khususnya wilayah Koba.

 

“Adanya Widari Hotel ini setidaknya bisa memberikan kesempatan kepada para tamu kita untuk menginap dan ini juga salah satu penunjang destinasi wisata yang ada di Bangka Tengah khususnya wilayah Koba dan sekitarnya,” ujar Algafry.

 

Atas nama Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Algafry Rahman mengucapkan terima kasih kepada pihak hotel yang telah membangun hotel di wilayah Koba.

 

“Kita bersyukur bahwa investasi yang dilakukan manajemen Widari Hotel untuk membuka hotel di wilayah Koba ini kita sambut dengan baik. Mudah-mudahan ini nanti akan menjadi hal positif bagi perkembangan wisata yang ada di Bangka Tengah,” ucapnya.

 

Diharapkan Algafry dengan adanya hotel pertama di Kota Koba ini akan meningkatkan perekonomian masyarakat Koba.

 

“Tentu ini akan berdampak baik bagi masyarakat, dengan adanya perkembangan hotel yang ada di Koba, setidaknya juga akan mempengaruhi faktor ekonomi serta sektor-sektor yang lain,” tutupnya.

 

Turut Hadir dalam kegiatan ini, Ketua DPRD Bangka Tengah, perwakilan OPD di lingkungan Pemkab Bateng, Perwakilan Polres Bateng, Kapolsek Koba, Manager Widari Hotel, Ketua PHRI Bangka Belitung serta tamu undangan lainnya.

Stop Kekerasan Anak! Pemkab Bateng Gelar Rakor Demi Capai Anak Berkualitas Bebas Kekerasan  

KOBA – Sering kita dengar berita dari media sosial maupun media cetak dan elektronik, banyak kasus kekerasan dan kriminal yang melibatkan anak-anak di bawah usia 18 tahun. Anak yang telibat dalam kasus-kasus tersebut tidak hanya menjadi korban, namun yang membuat miris, anak-anak bahkan menjadi pelaku tindak kekerasan maupun pelanggaran hukum tersebut.

 

Melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A), Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng) menggelar Rapat Koordinasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak sebagai upaya pencegahan di wilayah Kabupaten Bateng.

 

Rapat koordinasi yang dilaksanakan di Gedung Diklat BKPSDMD Bateng pada Jumat (01/12/2023) ini mengundang narasumber yaitu Sapta Qodria Muafi, S.H., selaku Kepala Kantor Penghubung Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), serta Muhammad Sholeh Marsudi, S.H.I., M.A., dari IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Babel.

 

Wakil Bupati Bateng, Era Susanto, hadir membuka dan meresmikan kegiatan didampingi Kepala DPPKBP3A Bateng, Dede Lina Lindayanti.

 

Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan pentingnya peran orang tua dan tenaga pendidik untuk membentuk generasi penerus yang ada pada diri anak-anak.

 

“Perlu kita ingat Bapak Ibu, bahwa kita sebagai orang tua memiliki peranan sebagai contoh untuk menjadikan anak-anak kita menjadi penerus yang baik di masa yang akan datang” ujar Era.

 

Ia juga berpesan untuk berhati-hati terhadap kekerasan secara verbal kepada anak yang dapat menyebabkan rusaknya mental dan kepercayaan diri anak.

 

“Salah satu kekerasan yang sering terjadi kepada anak itu kekerasan verbal yang tidak terlihat tapi dapat dirasakan. Ini bisa merusak mental anak dan berpengaruh besar untuk masa depan mereka. Kita sebagai orang tua harus mengawasi dan memberikan edukasi kepada anak kita untuk tidak melakukan tindakan kekerasan verbal atau verbal bullying,” ucap Era.

 

Ia berharap di Bangka Tengah tidak terjadi kekerasan anak, dan semua itu dapat dicegah dengan adanya pengawasan serta didikan yang baik dan benar dari orang tua maupun para tenaga pengajar di sekolah.

 

Selaku penyelenggara kegiatan, Kepala DPPKBP3A Bateng, Dede Lina Lindayanti menjelaskan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah untuk mencegah kekerasan dan tindakan pelanggaran hukum pada anak di Bangka Tengah.

 

“Kegiatan ini merupakan langkah kita untuk mencegah kekerasan pada anak. Kami mengundang beberapa stakeholder terkait seperti masyarakat yang tergabung dalam organisasi kelembagaan seperti PATBS, kemudian Forum Anak, dan juga tenaga pendidik dari sekolah,” jelas Dede.

 

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa ada beberap jenis kekerasan pada anak yang wajib diketahui oleh para orang tua dan tenaga pendidik, sehingga dengan adanya pengetahuan tersebut maka kekerasan anak dapat dicegah.

 

“Kekerasan anak ini kan ada beberapa jenis seperti kekerasan seksual, kekerasan fisik, dan kekerasan verbal. Ini harus kita semua pahami selaku orang tua sebagai lingkungan awal dan tenaga pendidik di sekolah sebagai lingkungan bersosialisasi anak,” ungkapnya.

 

Dede Lina berharap, kegiatan ini dapat dijadikan momentum untuk memberikan dukungan pemikiran untuk masa depan anak-anak di Bangka Tengah, sehingga anak Bangka Tengah menjadi anak yang berkualitas, unggul, dan berakhlakul karimah.

Rangkul Pengembang Perumahan, Diperkimhub Bateng Gelar Sosialisasi PSU Perumahan

PANGKALANBARU – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Diperkimhub) Kabupaten Bangka Tengah gelar kegiatan sosialisasi dan penyerahan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) Perumahan, bertempat di Ballroom Soll Marina Hotel, Kamis (30/11/2023).

 

Kegiatan yang diikuti oleh instansi maupun organisasi pengembang perumahan serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah Bangka Tengah ini menghadirkan narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, yakni Wuri Nurhayati selaku Fungsional Pemberantasan Korupsi.

 

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan bentuk koordinasi antara Pemkab Bangka Tengah dengan KPK RI untuk mendorong perbaikan dan peningkatan kinerja melalui sistem Monitoring Centre of Prevention (MCP).

 

“Upaya kami untuk memenuhi MCP KPK ini, yaitu mengoptimalkan pengelolaan aset karena menjadi catatan penting pada penilaian KPK terhadap Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah,” kata Algafry.

 

Lebih lanjut, Ia menyampaikan dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan sinergi dan kolaborasi dalam mewujudkan hunian yang nyaman khususnya bagi masyarakat Bangka Tengah.

 

Ia menekankan bahwa komunikasi antara pengembang perumahan dan Pemkab Bangka Tengah (Bateng) harus terus terjalin dengan lebih baik.

 

“Pemkab Bateng khususnya Diperkimhub selalu membuka lebar ruang diskusi, kendala itu pasti ada, tapi mari kita bersama-sama menemukan solusinya, kami tentunya akan selalu mendukung pengembang untuk mewujudkan hunian layak bagi masyarakat Bangka Tengah,” ucap Algafry.

 

Pada kegiatan ini juga dilakukan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) PSU Perumahan dan pemberian piagam penghargaan kepada PT Bangka Damai Lestari yang menaungi Perumahan Damai Lestari 3 dan 5, juga PT Putra Babel Perkasa yang menaungi Perumahan Pesona Mangkol Asri. Sebelumnya, perumahan tersebut sudah dilakukan inventarisasi PSU Perumahan oleh tim verifikasi dan tim pelaksana penyerahan PSU Perumahan.

 

Sementara itu, Kepala Diperkimhub Bateng, Fani Hendra Saputra mengatakan pentingnya kegiatan ini, agar Pengembang perumahan mengetahui hak dan kewajiban yang harus disiapkan dan diserahkan kepada pemerintah daerah.

 

“Tadi sudah terjalin komunikasi antara Pengembang perumahan dengan narasumber dari KPK terkait penyerahan PSU, dan kami selaku pemerintah daerah juga turut meminta arahan mengenai kewajiban untuk melaksanakan penerimaan aset PSU yang sudah disiapkan pengembang,” ujar Fani.

 

Ia berharap agar pengembang perumahan lainnya juga dapat melaksanakan kewajiban untuk menyiapkan PSU.

 

“Alhamdulillah, tahun ini kita sudah menerima beberapa PSU Perumahan. Kedepannya kami berharap kepada pengembang-pengembang lainnya untuk dapat melaksanakan kewajiban untuk menyiapkan PSU, seperti jalan, drainase, peruntukan sarana, dan ruang terbuka hijau, semuanya harus tertata dan disiapkan dengan baik sehingga lingkungan hunian masyarakat di Bateng dapat tertata, tertib, aman, dan masyarakat pun nyaman untuk menempati hunian,” lanjut Fani.

Wakil Bupati Debby Vita Dewi Pastikan Bangka Selatan Bebas Stunting

BERITABANGKA.COM – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Pemkab Basel) melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) menggelar rapat Koordinasi dan Evaluasi rencana tindak lanjut Audit Kasus Stunting, di Ruang Rapat Gunung Namak Pemkab Basel, Selasa (5/12/2023).

Kegiatan rapat koordinasi dan evaluasi rencana tindak lanjut audit kasus stunting pada semester 2 tingkat Kabupaten Basel tersebut, bertujuan sebagai upaya dalam rangka memantau sekaligus mengetahui perkembangan kasus stunting yang ada di wilayah Basel.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Basel Debby Vita Dewi, seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemkab Basel, UPT Pukesmas di setiap Kecamatan di Basel, dan tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Wabup Basel Debby Vita Dewi menyampaikan bahwa hari ini pihaknya telah mengadakan rapat audit evaluasi Stunting tahun 2023.

“Pada rapat audit Stunting kali ini langsung disampaikan langsung oleh tim pakar yaitu ibu Emilia. Nah, dari hasil tim pakar pada saat mengaudit berdasarkan sampel dari 8 Kecamatan di Basel, mulai dari balita, Batuta maupun kelahiran bayi, terdapat beberapa peningkatan progres pada audit Stunting semester II tahun 2023 ini,” ujarnya.

“Peningkatan progres pada audit Stunting semester II tahun 2023 ini, memang sangat signifikan dari pada semester I. Hal ini juga, karena adanya inovasi program yang telah di jalankan, seperti program bapak dan bunda asuh per OPD di Pemkab Basel,” lanjut Debby.

Dikatakan Debby, permasalahan Stunting ini, bukan masalah per OPD saja, tetapi seperti kata pak Bupati bahwa ini adalah tanggung jawab semua pihak, mulai dari OPD, UPT Puskesmas, Kecamatan, kelurahan bahkan Pemdes juga ikut andil dalam mempercepat penurunan angka Stunting tersebut.

“Untuk di Basel sendiri, terdapat 84 anak Stunting dan itu sudah dibagi semua, jadi dari 8 Kecamatan di Basel terdapat 4 Kecamatan yang sudah menjalankan inovasi guna mempercepat penurunan angka Stunting di daerah. Alhamdulillah, progres semester II ini terbilang lumayan, karena daerah Basel angka Stunting kita 23 persen tetapi dengan inovasi yang dijalankan saya yakin akan turun secara signifikan di bawah 23 persen dan kali bisa di angka 14 persen,” katanya.

Bupati Terima Penghargaan KPID Babel

BERITABANGKA.COM – Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid menerima penghargaan anugerah penyiaran dari Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (6/12/2023).

Penghargaan tersebut disematkan ke Bupati Basel lantaran konsisten mendukung lembaga penyiaran. Hal ini berdasarkan penilaian KPID Babel.

“Saya ucapkan terima kasih kepada KPID Babel atas penghargaan ini,” kata Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid.

Riza menjelaskan, penghargaan yang diterimanya dari KPID Babel merupakan penghargaan untuk seluruh stakeholder terkait di kabupaten setempat. Karena, menurutnya, tanpa dukungan dari rekan-rekan stakeholder atau dinas tidak mungkin mendapatkan penghargaan tersebut.

“Saat ini kita (Pemkab Bangka Selatan_red) mengembangkan upaya kolaboratif dengan semua pihak untuk memberikan informasi yang edukatif kepada masyarakat, termasuk melalui media penyiaran,” ujar Riza, dengan slogannya ‘Asak Kawa Kite Pacak’.

Riza menambahkan, tujuan utama dari upaya kolaboratif tersebut untuk mewujudkan masyarakat Bangka Selatan yang semakin cerdas dan maju dalam segala hal, termasuk dalam mencerna setiap informasi.

“Media penyiaran juga telah memberikan kontribusi yang cukup besar untuk perkembangan Bangka Selatan seperti media televisi dan juga radio,” tutur Riza.

Sementara itu, Pelaksana harian (Plh) Sekretaris Daerah Basel Hefi Nuranda mewakili Bupati Basel Riza Herdavid dalam penerimaan penghargaan dari KPID Babel, menegaskan bahwa penghargaan tersebut akan semakin memotivasi kinerja Pemkab Basel.

“Peran penyiaran publik sebagai instrumen media yang edukatif terus kita dorong untuk lebih meningkat. Saat ini kita melalui Dinas Kominfo terus mengembangkan kerja sama dengan lembaga mitra penyiaran stasiun TV, begitu juga dengan radio (RJB_red) terus kita dorong untuk berimprovisasi agar kualitas dan konten siaran semakin menarik,” ujar Hefi.

Hefi mengaku bangga dan terharu, bahwa tiga kategori pengumuman nominasi penghargaan penyiaran KPID. Salah satunya Radio Junjung Besaoh (RJB) Basel masuk kategori tiga terbaik dari puluhan radio di Bangka Belitung.

“Alhamdulillah, radio kebanggaan kita (RJB) masuk dalam daftar tiga kategori terbaik dari empat puluhan radio di Bangka Belitung. Ini menjadi kebanggaan kita bersama, kebanggaan masyarakat Bangka Selatan, bahwa radio kita (RJB) mampu bersaing dengan radio-radio lokal di Bangka Belitung,” kata Hefi.

Prosesi serah terima penghargaan anugerah penyiaran KPID Babel, yang pertama kali ini dilaksanakan di salah satu hotel ternama di Kabupaten Bangka Tengah, dihadiri Asisten Sekda Babel, M. Soleh, perwakilan Forkopimda Babel, perwakilan Dinas Kominfo Babel, kabupaten dan kota, komisioner KPI dan komisioner KI Pusat.

Bupati Basel Menanggapi Edukasi Melalui Media

BERITABANGKA.COM – Bupati Riza Herdavid mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terus berupaya untuk memberikan informasi yang edukatif kepada masyarakat termasuk melalui media penyiaran.

 

“Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan sendiri memang mengembangkan upaya kolaboratif dengan semua pihak untuk memberikan informasi yang edukatif kepada masyarakat termasuk melalui media penyiaran, ini semua bertujuan mewujudkan masyarakat yang semakin cerdas dan maju. Media penyiaran juga telah memberikan kontribusi yang cukup besar untuk perkembangan Bangka Selatan seperti media televisi dan juga radio,” ungkapnya.

 

Sementara, Sekda Hefi menyampaikan bahwa anugerah penghargaan yang diterima Bupati Riza Herdavid ini akan semakin memotivasi kinerja pemerintah Kabupateb Bangka Selatan.

 

“Pemberian Anugerah Penghargaan kepada Bapak Bupati ini akan semakin memotivasi kinerja pemerintahan daerah. Peran penyiaran publik sebagai instrumen media yang edukatif terus kita dorong untuk lebih meningkat. Saat ini kita melalui Dinas Kominfo terus mengembangkan kerjasama dengan lembaga mitra penyiaran stasiun TV,” imbuhnya.

Pemkab Basel Dinilai Dukung Lembaga Penyiaran

BERITABANGKA.COM – Dinilai Konsisten Dukung Lembaga Penyiaran, Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP dianugerahi penghargaan Kepala Daerah Peduli Penyiaran dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bangka Belitung, Rabu (6/12/23) malam.

 

Penghargaan tersebut diterima Bupati Riza Herdavid, diwakili Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan Hefi Nuranda, S.T., M.M pada malam Anugerah KPID Babel Award 2023 di Soll Marina Hotel Bangka Tengah.

 

Saat dihubungi tim redaksi, Bupati Riza Herdavid menyampaikan rasa syukurnya dan mengucapkan terimakasih atas penghargaan yang telah diberikan KPID Bangka Belitung kepadanya.

 

“Syukur Alhamdulillah serta ucapan terimakasih saya sampaikan kepada Komisi Penyiaran Informasi Daerah Bangka Belitung telah memberikan penghargaan ini, penghargaan ini adalah penghargaan untuk seluruh stakeholder terkait di Kabupaten Bangka Selatan,” ujarnya.