Gugus Tugas Covid-19 Distribusikan Peralatan APD Lengkap

Pemerintah kota Pangkalpinang melalui Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 akan mendistribusikan Alat Pelindung Diri (APD) ke sejumlah tenaga kesehatan di wilayah Kota Pangkalpinang.

Pendistribusian APD tersebut diberikan sebagai langkah kongkrit dalam antisipasi penanganan pasien virus Corona atau Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr Hakim sekaligus Wakil dari Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 mengatakan, pihaknya bersama Tim TP4D melakukan pengecekan peralatan APD yang telah tiba.

“Sebanyak 50 set APD lengkap ini akan didistribusikan kepada Rumah Sakit maupun Klinik yang ada di Kota Pangkalpinang,” kata dr Hakim saat ditemui di Kantor Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Senin (30/03/20).

Selain itu, pihaknya juga sudah menyuplai berupa vitamin kepada petugas tenaga kesehatan.

Monica Bagikan 1000 Masker dan 1000 Botol Hand Sanitizer

Istri Walikota Pangkalpinang, Monica Haprinda bersama Tim Kreatif Event PGK dan Pokja Wartawan PGK melakukan pembagian masker dan hand sanitizer kepada masyarakat Kota Pangkalpinang, Senin (30/03/20).

Kegiatan dilakukan sebagai langkah mengantisipasi pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19 di wilayah Kota Pangkalpinang Provinsi Bangka Belitung.

Dalam kegiatan kali ini sebanyak 1000 lembar masker dan 1000 botol hand sanitizer diberikan kepada pelaku usaha UMKM, driver ojol, dan pedagang-pedagang di sekitar Pasar Pagi dan Pasar Jalan Trem.

Monica Haprinda mengatakan, kegiatan pembagian masker ataupun hand sanitizer dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan di tengah mewabahnya virus Corona atau Covid-19 saat ini.

“Kita ingin masyarakat di Kota Pangkalpinang jangan sampai ada yang terinfeksi virus Corona atau Covid-19,” kata Monica.

Dikatakannya, masker-masker yang dibagikan ini merupakan hasil produksi dari pelaku usaha UMKM yang ada di Kota Pangkalpinang

“Masker ini terbuat dari kain dan lumayan efektif. Kita beli dari mereka dan ini juga akan membantu perekonomian para UMKM itu sendiri,” tuturnya.

Selain itu, kata Monica, hand sanitize tersebut juga tidak dibeli dari luar melainkan dirinya membeli dari apotik-apotik yang ada di Kota Pangkalpinang.

Ia menambahkan, anggaran kegiatan ini diakuinya merupakan sumbangan dari ASN-ASN yang ada di ruang lingkup Pemkot Pangkalpinang.

“Dana kita dapatkan dari sumbangan ASN di Pemkot Pangkalpinang,” sebutnya.

Ia mengharapkan, melalui kegiatan ini setidaknya bisa meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keselamatan diri sendiri maupun keluarga.

“Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan menjaga diri kita sendiri,” tutupnya.

Bangka Selatan Sukses Gelar Lomba Desa dan Kelurahan Tahun 2020

Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka Selatan (Basel) melalui Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Pembangunan Kawasan Pedesaan menggelar acara Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2020 di sejumlah Kecamatan yang ada di wilayah itu.

Lomba berjenjang dimulai dari Tingkat Kecamatan ini hasilnya akan diperlombakan pada tingkat Kabupaten. Pemenang pada tingkat Kabupaten nantinya akan mewakili kabupaten Bangka Selatan pada lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Lomba Desa dan Kelurahan ini sendiri mengacu pada Permendagri Nomor 81 Tahun 2015 Tentang Lomba Desa dengan tim penilai lomba yang berasal dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kantor Kesbangpol, dan pihak penyelenggara.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka Selatan, Herman, mengatakan bahwa perlombaan desa dan kelurahan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mengetahui efektivitas, tingkat perkembangan desa dan kelurahan.

“Selain itu juga untuk melihat kemandirian, keberlanjutan pembangunan, kesejahteraan masyarakat, serta daya saing desa dan kelurahan melalui pembangunan Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Herman.

Akses Keluar Masuk Bangka Selatan akan Dibatasi

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sedang menyiapkan kebijakan pembatasan akses keluar-masuk orang ke daerah itu.

Hal ini disampaikan Bupati Bangka Selatan Justiar Noer dalam rapat bersama di Sekretariat Daerah, Senin (30/3/2020).

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Selatan, Achmad Ansyori, menyatakan alasan Pemkab Bangka Selatan melakukan akses pembatasan itu guna mencegah penularan dan memutus mata rantai penyebaran corona virus (Covid-19).

“Kebijakan ini bukan lockdown. Tapi hanya pembatasan sosial saja untuk mencegah penularan virus corona,” kata Ansyori.

Selain menyiapkan kebijakan ini, Pemkab Bangka Selatan juga telah menyiapkan Pos Gugus Tugas di Jalan Sudirman Toboali, tepatnya di depan Markas Koramil Toboali.

“Bukan tenda tapi kantor yang ada di depan Koramil Toboali. Dulunya kantor BPN dan saat ini sudah berjalan,” tutur Penjabat Sekda Bangka Selatan itu.

Dua Pelaku Usaha Diamankan Timgab Pencegahan Covid-19

Tim Gabungan (Timgab) Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kota Pangkalpinang terus melakukan patroli guna mencegah penyebaran virus Corona di Kota Pangkalpinang, Minggu (29/03/20) malam.

Sasaran kali ini yakni melakukan pengecekan jam operasional pengusaha rumah makan, cafe, maupun restaurant, yang diminta tutup sementara pada pukul 20.00 WIB.

Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Jadiman Sihotang menyampaikan, kesadaran masyarakat untuk mematuhi telah nampak.

Namun, masih ada sebagian pelaku usaha yang masih membandel dan tetap buka di atas pukul 20.00 WIB.

Dua Pelaku Usaha Bandel Diamankan

“Ini yang masih tidak mematuhi aturan langsung kita amankan ke Polres Pangkalpinang,” katanya.

Imbas Covid-19 Sri Mulyani Hentikan Proyek DAK Fisik Tahun 2020

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan mengikuti kebijakan pusat terkait penghentian proses pengadaan barang/jasa (proyek) Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun Anggaran 2020.

Hal ini dikatakan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Achmad Ansyori, kepada wartawan Minggu (29/3/2020) sore. “Kita akan patuh dan mengikuti arahan dan kebijakan dari pemerintah pusat dalam hal ini kementerian keuangan,” kata Ansyori.

Menurut Ansyori pihaknya telah menerima pemberitahuan melalui surat dari Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati perihal hal tersebut.

Sebelumnya, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati telah mengeluarkan kebijakan berupa penghentikan proses pengadaan barang/jasa Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun 2020.

Keputusan ini disampaikan kepada Gubernur / Bupati / Walikota penerima DAK Fisik se-Indonesia melalui surat nomor S-247/MK.07/2020 tertanggal 27 Maret 2020 perihal penghentian proses pengadaan barang/jasa Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun 2020.

Pembangunan Sarpras Olahraga Terpadu Desa Bedengung Janggal

Pekerjaan Pembangunan Sarana dan Prasana Olahraga Terpadu Desa Bedengung Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan (Basel) yang dilaksanakan pada tahun 2019 ditemukan beberapa kejanggalan.

Hal ini disampaikan anggota Badan Permusyarawatan Desa (BPD) Desa Bedengung, Herwanto, melalui keterangan tertulis kepada awak media, Minggu 29 Maret 2020.

“Ini bermula dari kekecewaan warga desa yang menilai bahwa proyek yang dilaksanakan CV Graha Mulia Konstruksi tidak melahirkan hasil yang memuaskan,” tutur Herwanto.

Menurutnya, dengan nilai anggaran Rp 534.394.000, lapangan bolanya justru tidak bisa digunakan, penuh bebatuan, becek, gawang tanpa jaring dan terkesan tidak seperti yang dianggarkan.