Tiga Warga Terkonfirmasi Positif Corona, Bangka Selatan Kembali ke Zona Merah

Tiga (3) kasus baru terkonfirmasi positif di Bangka Selatan kembali membuat daerah itu kembali ke zona merah. Tiga pasien kasus baru – 1 orang dari kluster Kapal Keruk PT Timah asal Payung dan 2 orang lainnya merupakan santri dari Ponpes Al Fatah, Temboro, Jawa Timur.

Dua orang santri kluster Temboro asal Simpang Rimba berinisial AB (21) dan IM (20) terkonfirmasi positif setelah hasil uji Swab PCR keluar pada Selasa (2/6) malam. Sementara 1 orang kluster kapal keruk terkonfirmasi positif Covid-19 pada Selasa (2/6) pagi.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Bangka Selatan Rabu (3/6/2020) pagi, Supriyadi menyebutkan Tim Gugus Tugas Basel bersama Tim Puskemas Simpang Rimba akan menjemput dua warga Simpang Rimba tersebut untuk dibawa ke Provinsi Babel guna menjalani perawatan.

Tim Gugus Tugas Basel, tambahnya, telah berkoordinasi dengan Polres Basel untuk mendampingi proses penjemputan dua warga tersebut. Keluarga dua warga yang terkonfirmasi positif serta orang-orang yang berkontak erat untuk akan dilakukan Rapid Test. Tim Gugus Tugas juga akan melakukan penyemprotan desinfektan di dua rumah tersebut.

Supriyadi mengingatkan masyarakat Basel untuk tidak panik dan tetap mengikuti anjuran pemerintah seperti rutin cuci tangan pakai sabun di air mengalir, menggunakan masker, jaga jarak dan tetap di rumah bila memang tidak penting untuk bepergian.

Polres Bangka Barat Siap Menyongsong New Normal

Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansah, mengatakan siap melakukan penanganan tatanan kehidupan normal baru di tengah-tengah pandemi covid-19 diwilayahnya.

Disampaikan Kapolres bahwa kepolisian sudah mendapat perintah langsung dari Kapolri untuk mendukung pemerintah dalam pelaksanaan percepatan penanganan kehidupan Normal Baru.

“Kami akan selalu melakukan koordinasi serta bersinergi dalam penerapan new normal dan siap melaksanakan bersama unsur Forkopimda,” ucap Kapolres, Selasa (2/6/20).

Kami selalu bekerja sama dengan semaksimal mungkin untuk mendisiplinkan masyarakat agar dapat melaksanakan kehidupan seperti biasa dengan budaya berbeda,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan new normal masyarakat juga dihimbau untuk selalu mengikuti protokol kesehatan yang telah diterapkan oleh pemerintah dengan cara memakai masker, sering mencuci tangan, olahraga teratur.

Serta mengkomsumsi makanan yang bergizi dan kepada penyedia tempat agar selalu menyediakan handsanitizer agar penerapan skema bersih aman dan sehat.

“Saya juga telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran di wilayah Polres Bangka Barat agar melaksanakan pengamanan diseluruh objek pariwista dengaan menggunakan prosedur sesuai dengan SOP,” katanya.

Begini Cara Pengumuman Kelulusan dan Penyerahan Rapor Pelajar SMP / MTs di Basel

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Basel) melalui Dinas Pendidikan dan Kabudayan (Dindikbud) mengeluarkan Teknis Pengumuman Kelulusan dan Penyerahan Rapor Tahun Pelajaran 2019/2020 dalam masa darurat Covid-19 untuk Tingkat SMP / MTs, Selasa (2/6/2020).

Hal ini untuk menindaklanjuti surat nomor : 421 / 416.1 / DINDIKBUD / 2020 tertanggal 5 Mei 2020 tentang pelaksanaan Kegiatan Akhir Tahun Pelajaran 2019 / 2020 dalam masa darurat Covid-19 tahun pelajaran 2019 / 2020 pada point D.5.

“Ini terkait dengan teknis pengumuman kelulusan, penyerahan raport kenaikan kelas, dan penyerahan raport serta berkas-berkas siswa kelas 9 (sembilan),” kata Sumadi.

Untuk itu, Sumadi menambahkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan menyampaikan panduan teknis terkait hal tersebut. Ia berharap para orang tua peserta didik untuk dapat bekerjasama dan mendukung langkah-langkah yang telah diambil.

“Kepada orang tua peserta didik mohon kerjasama dan dukungannya agar hal ini dapat berjalan dengan baik demi kepentingan bersama,” tutup Sumadi.

* Teknis Pengumuman Kelulusan dan Penyerahan Rapor Tahun Pelajaran 2019/2020 dalam masa darurat Covid-19 untuk Tingkat SMP / MTs: 

[sdm_download id=”6744″ fancy=”0″ color=”green”]

 

Pemkab Bateng Didorong Ambil Langkah Strategis untuk Bantu UMKM

Situasi Pandemi Covid-19 yang sedang terjadi akan menjadi memicu menurunnya geliat para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung khususnya di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng).

Untuk mengantisipasi hal tersebut, anggota DPRD Bateng, Apri Panzupi, mendorong Pemkab Bateng untuk bergerak cepat dan jangan lelet guna mengambil langkah berkomunikasi dengan pihak perbankan.

Diungkapkannya, UMKM merupakan salah satu populasi terbesar dalam dunia usaha. Hal ini perlu menjadi perhatian bersama. Dan yang paling mungkin dilakukan Pemkab Bateng dalam waktu dekat ini adalah dana bergulir yang ditempatkan oleh Pemkab Bateng di Bank Syariah Babel sebesar Rp 6,5 Milliar.

Dana sebesar itu memang diperuntukkan bagi nasabah UMKM. Berdasarkan data yang ia miliki, jumlah nasabah dari dana Rp 6,5 Milliar tersebut sebanyak 223 UMKM. Sistem yang digunakan adalah sistem executing yang berarti resiko ada pada pihak perbankan.

“Harus ada stimulus yang dilakukan oleh Pemkab Bateng untuk mengatasi gagal bayar atau kredit macet, itu resikonya ada di perbankan. Dan dana Rp 6,5 Milliar tadi tetap, artinya tidak bisa berkurang karena itu sudah menjadi konsekuensi perjanjian antara Pemkab dengan pihak bank,” terang Apri, Selasa (2/06/2020).

Doni Indra, Tokoh Muda dan Pengusaha Sukses yang Low Profile

Doni Indra, merupakan salah satu nama yang populer di kalangan masyarakat khususnya pemuda di Kota Toboali dari sekian banyak Bakal Calon (Bacalon) wakil bupati Bangka Selatan (Basel) yang menyatakan kesiapannya untuk ikut kontestasi politik Pilkada Bangka Selatan 2020 yang menurut rencana akan digelar pada 9 Desember 2020.

Dengan usia yang masih terbilang muda – 41 tahun – dan berlatar belakang pengusaha sukses, ia terlihat enjoy untuk menapaki karier dalam panggung politik praktis pertamanya.

Lantaran mudah dalam bergaul dan low profile, tidak sulit baginya merangkul para pemuda yang satu visi misi untuk ikut berjuang bersamanya.

Namanya juga santer digadang-gadang akan berpasangan dengan salah satu kader terbaik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-Perjuangan) Bangka Belitung, Rina Tarol.

Sebelumnya memang tidak ada kisah ia akan ikut bertarung pada Pilkada Bangka Selatan 2020. Banyak yang sempat kaget dan tidak percaya ketika ia meminta doa restu untuk ikut bertarung.