Warga Pulau Panjang Desa Penutuk Minta Dibangun Talud

Warga Pulau Panjang Desa Penutuk Kecamatan Lepar Pongok Kabupaten Bangka Selatan meminta agar dibangun talud penahan abrasi. Hal ini dikatakan Kepala Dusun Pulau Panjang Muhammad Tang, Selasa 3 Maret 2020.

“Harapan kita talud penahan abrasi pantai ini dapat segera dibangun karena sangat dibutuhkan masyarakat,” kata Muhammad Tang ketika ditemui di Dusun Pulau Panjang.

Ia menjelaskan bahwa pihak Dusun Pulau Panjang terdiri dari 74 KK, 63 rumah, dan 272 jiwa telah beberapa kali mengajukan pembangunan khususunya talud sejak tahun 2016 yang lalu.

Alasannya, kata Muhammad Tang, abrasi pantai di daerah Pulau Panjang sudah sangat parah, apalagi pada bulan Januari dan Februari saat ombak besar melanda daerah pulau itu.

Kepala Dusun Pulau Panjang Desa Penutuk, Muhammad Tang. (Dok. Martono/Beritabangka).

“Sejak 2016 telah beberapa kali diajukan. Setiap tahun abrasi,” tambah Muhmamad Tang.

Keinginan Muhammad Tang juga diamini warga setempat yakni Abidin (68).

DPRD Setujui Pembongkaran Bangunan Kanopi di Pasar Mambo

Dalam waktu dekat Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama stacholder terkait akan melakukan eksekusi pembongkaran bangunan kanopi pasar mambo yang berada di Kelurahan Masjid Jami Kecamatan Rangkui Kota Pangkalpinang.

Eksekusi tersebut dilakukan dikarenakan banyaknya laporan dari masyarakat setempat akan bahayanya bangunan kanopi yang sudah berusia 17 tahun itu.

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Pangkalpinang dari Fraksi Partai Golkar, H Ermawi melalui pandangannya sangat menyetujui pembongkaran kanopi berupa besi-besi yang berada di Pasar Mambo tersebut.

“Yang pasti setelah dilakukan pembongkaran juga perlu ditata ulang sehingga Pasar Mambo lebih produktif serta mempunyai daya saing yang optimal,” katanya saat ditemui di Gedung OR Kantor Walikota usai melakukan rapat pembahasan rencana pembongkaran bangunan kanopi Pasar Mambo, Selasa (03/03/20).

Ia juga menyebutkan, berdasarkan kesepakatan bersama pada rapat kali ini bangunan berupa kanopi itu agar secepat mungkin dilakukan pembongkaran.

“Diperkirakan bulan depan sudah dilakukan pembongkaran sesuai kesepakatan,” ungkapnya.

Terkait Pasar Mambo kata H Awi, sebetulnya tidak ada kendala, bangunan ini yang membuat adalah dari pusat.

“Tetapi dalam catatan aset bangunan ini tidak terdaftar baik itu diaset Provinsi maupun diaset Pemerintah Kota,” jelasnya.

Jadi sebelum dilakukan pembongkaran menurutnya sebaiknya dibuat suatu rekomendasi terlebih dulu ataupun dibuat berita acara sekaligus di publikasikan ke media.

“Jika tidak ada yang mengaku dalam jedah satu minggu, bangunan tersebut akan dilelang dan uangnya diserahkan ke negara,” ungkapnya.

Dalam hal ini kata H Ermawi DPRD Kota Pangkalpinang melalui Komisi II hanya mengesahkan saja jika itu pantas.

“Untuk pengembangannya nanti itu kebijakan dari Walikota Pangkalpinang. Intinya, Jika bangunan itu sudah roboh maka akan diganti yang baru supaya Kota Pangkalpinang terlihat lebih indah,” tukasnya.

Satu Perintis PN Mentok Bergeser ke Lampung

Muhasan Pandri, salah satu perintis Pengadilan Negeri (PN) Mentok Kabupaten Bangka Barat bergeser menjadi panitera di Pengadilan Negeri Kota Agung Provinsi Lampung.

Acara pengantar alih tugas dihadiri seluruh pegawai dan staf dan berlangsung di Ruang Sidang Garuda Pengadilan Negeri Mentok, Senin (2/3/20) pagi.

Dalam sambutannya, Muhasan Pandri mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dan partisipasi dari keluarga besar Pengadilan Negeri Mentok.

“Kepada semua pihak yang telah membantu saya dalam menjalankan tugas sehari-hari saya ucapkan terimakasih. Semoga diantara kita tetap terjalin silaturahmi yang baik,” ungkapnya.

Ketua PN Mentok, Golom Silitonga mengatakan, sebagai perintis pertama Pengadilan Negeri Mentok yang bermula dari 10 orang.

“Panitera salah satu dari empat pilar sangat banyak membantu sehingga PN Mentok seperti sekarang ini tidak terlepas dari peran dan sumbangsih pak Muhasan Pandri.

Kami keluarga besar PN Mentok mengucapkan banyak terimakasih serta semoga sukses dan dapat meningkatkan kinerja di PN yang baru,” ucap Golom.

TAKTIC Raih 8 Emas 8 Perak pada Kejuaraan Taekwondo di Palembang

Taekwondo Tins Club (Taktic) berhasil meraih 16 medali diantaranya 8 emas dan 8 perak pada kejuaraan Mok’s Taekwondo Championship III South Sumatra Tahun 2020 di Palembang.

Pada kejuaraan yang digelar di Jakabaring Sport City GOR Dempo ini, club asal Kota Pangkalpinang dibawah naungan Baporseni PT Timah Tbk menurunkan sebanyak 15 atlit dan ikut serta dalam 16 kelas.

Pelatih Utama Taktic, Robby Hermansyah mengatakan dari total 16 medali tersebut diikuti sebanyak 15 atlet.

“Satu atlet ada ikut dalam dua kelas. Total kelas yang diikuti sebanyak 16 kelas. 4 dikelas Poomsae, 12 dikelas Kyorugi,” jelas Robby, Senin (02/03/20).

Pembuat Video Murid Tidak Kenal Bupati Babar Minta Maaf

Guru SMK N 1 Tempilang Erni Trisnawati S.Pd mendatangi Kantor Bupati Bangka Barat untuk menyampaikan permohonan maaf secara lisan dan tertulis secara langsung kepada Bupati Bangka Barat, Markus SH, Senin (2/3/20).

Erni Trisnawati datang ke Kantor Bupati dampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Bangka Barat, Drs. Rukiman, Kepala Sekolah SMK 1 Tempilang, Alzam, Perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi yang membawahi SMA/SMK di Bangka Barat, Sudarni.

Dalam surat pemohonan maafnya, Erni menyatakan telah melakukan
kekhilafan saat membuat video pembelajaran pada tanggal 25 Februari 2020 yang berdurasi 1.24 menit tersebut.

“Melalui surat ini saya bermaksud untuk menyampaikan permohonan maaf yang setulus-tulusnya kepada Bapak Bupati Bangka Barat,” tulis Erni dalam suratnya.

Ia juga mengaku menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan dan kekhilafan tersebut.

Sementara itu, Bupati Bangka Barat Markus, menerima permohonan maaf Erni Trinawati dengan lapang dada. Namun ia berpesan kepada para pendidik, khususnya Erni Trisnawati agar tidak mengulangi kesalahan tersebut dan bisa memberikan teladan yang baik bagi para siswanya.

“Saya sudah memaafkan. Hanya saya berpesan agar perbuatan itu tidak diulangi karena itu kan mencoreng citra dunia pendidikan dan pendidik. Ini menjadi pelajaran juga bagi guru – guru yang lain agar selalu memberikan contoh dan edukasi yang baik bagi para siswa serta menjadi teladan yang baik,” kata Markus.

Markus juga berpesan, sebagai pendidik para guru agar berhati – hati dalam perbuatan maupun lisannya. Menurutnya, sebagai panutan para murid, tentu para guru dituntut untuk menjaga etika dalam bahasa dan perbuatan.

“Kita harus berhati – hati, jaga lisan karena semua ada etikanya. Bupati saja tidak boleh sembarangan, begitu pula dengan para guru karena mereka kan pendidik. Ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Saya berharap ke depan hal seperti ini tidak terjadi lagi,” ungkapnya.

Markus Ingin Bangka Barat Miliki BNNK Definif

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Bangka Belitung laksanakan rapat kerja pemetaan kawasan rawan serta program kerja pemberdayaan alternatif dalam pelaksanaan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Acara yang berlangsung di ruang Hall Hotel Pasadena, Senin (2/3/20) dihadiri oleh Bupati Bangka Barat Markus SH, menurut Markus narkoba menjadi musuh utama.

Markus juga sangat menginginkan agar di Kabupaten Bangka Barat dapat didirikan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) definitif, agar pemantauan penyalahgunaan serta peredaran narkoba dapat dilakukan optimal.

Markus menuturkan, saat ini Pemerintah Kabupaten lebih konsen dalam pencegahan narkoba di Babar, hal ini terbukti dengan peran Pemkab Babar dalam pencegahan narkoba yang hingga saat ini terus dilakukan.

“Pemda lebih banyak ke kegiatan pencegahan dan memang tidak bisa menindak. Karena yang menindak itu BNN dan pihak kepolisian saja kalau di sini,” jelasnya saat memberikan paparan dalam rapat bersama BNNP di Kabupaten Babar, Senin (2/3/20).

“Untuk pencegahannya itu, kita pemerintah daerah lewat Kesbangpol terus gencar melakukan sosialisasi terkait bahaya narkoba ini,” ungkapnya.

Sementara wujud kepedulian terhadap bahaya narkoba dapat terlihat dari upaya menyusun rencana aksi daerah dalam melakukan pencegahan dan peredaran gelap narkoba dengn membentuk Tim Terpadu P4GN dan Prekursor Narkoba (PN). Tim itu sendiri, langsung diketuai Bupati Babar tersebut.

“Tim ini sangat penting. Narkoba ini selalu membuat kita gelisah. Untuk itu kita akan bersungguh-sungguh mencegah dan memberantas narkoba,” ucapnya.

Markus juga akan melakukan monitoring kegiatan P4GN di Kabupaten serta seluruh daerah yang ada di Babar, seperti di tingkat kecamatan dan seterusnya. Sebagai upaya pencegahan ini pun, Pemkab Babar telah menganggarkan tersendiri terkait program pencegahan agar penanganannya dapat lebih gencar dilaksanakan.

“Bagaimana caranya, narkoba bisa kita cegah masuk wilayah ini. Untuk di Kecamatan Muntok ini sendiri, ada di Kelurahan Tanjung (daerah rawan). Saya berharap lurah bersangkutan dapat lebih menyosialisasikan ke masyarakat setempat,” tegasnya.

“Pak camat juga, mari saling berkoordinasi untuk mecegah narkoba. Pemkab Babar siap melakukan koordinasi dengan BNN dalam pencegahan narkoba,” lanjutnya.

Ia juga berjanji, nantinya akan turun langsung sosialisasi, yang juga dapat lebih menyasar anak-anak sekolah di Kabupaten Babar.

BNNK Bangka Targetkan Jurung Sebagai Desa Bersinar Tahun 2020

Menjadikan masyarakat Desa maupun Kelurahan yang bersih dari narkoba merupakan salah satu impian setiap orang. Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba) merupakan suatu program yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) di seluruh penjuru tanah air.

Di kabupaten Bangka khususnya sudah terbentuk dua Desa Bersinar masing-masing Jada Bahrin dan Bukit Layang. Selama kurang lebih beberapa tahun terakhir kedua desa tersebut sangat efektif dan berhasil dalam penanganan pencegahan penyalahgunaan narkoba di desa dan tentunya hal tersebut tak lepas dari binaan dan pengawasan dari BNN Kabupaten (BNNK) Bangka.

Kepala BNNK Bangka, Eka Agustina dalam kesempatan ini mengatakan, pada tahun 2020 ini, BNNK Bangka akan terus mengembangkan program dengan menambah beberapa desa untuk dijadikan sebagai desa Bersinar.

“Salah satu desa yang menjadi target pembentukan desa Bersinar adalah desa Jurung kecamatan Merawang,” kata Eka saat mempresentasikan program desa Bersinar di kantor Desa Jurung pada Senin (02/03/20).

Menurutnya wacana tersebut bukan semata-mata hanya sebuah rencana saja, namun terlihat keseriusan BNNK Bangka bekerja sama dengan Pemerintah Desa (Pemdes Jurung) yang perlahan-lahan sudah mengumpulkan data, berkas dan kelengkapan adminitsrasi.