Toko Aksesoris Digerbek Polisi karena Diduga Jual Masker Rp 250 Ribu

Demi meraup keuntungan yang tak sewajarnya, sebuah kios aksesoris yang berlokasi di Basemen Ramayana Kota Pangkalpinang di grebek oleh pihak kepolisian, Rabu (04/03/20)

Kios aksesoris yang terletak di Blok C Basemen Ramayanan tersebut kedapatan menjual berbagai jenis masker dengan harga tinggi.

Setelah mendapat informasi ,Tim Opsnal Buser Polres Pangkalpinang yang dipimpin langsung oleh Kanit Mardi Bule langsung turun kelokasi tersebut dan menemukan belasan Boks masker.

Saat dilakukan pengrebekan polisi menemukan barang bukti berupa 14 boks masker dengan harga Rp 250.000, dari penjaga toko bernama SZ yang saat itu disimpan dalam tumpukan barang lain.

Kado Spesial Direktur RSUD untuk Molen, Dana Pusat Rp 130 Miliar

Bertepatan hari Selasa (04/03/20) Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil biasa disapa Molen genap berusia 44 Tahun.

Dihari lahirnya ini banyak kerabat maupun Kepala OPD di Pemerintah Kota Pangkalpinang turut mengucapkan selamat kepada orang nomer satu di Kota Pangkalpinang ini.

Tak terkecuali , ucapan selamat juga datang dari Direktur RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang, Dr Muhammad Fauzan.

“Saya ucapkan selamat ulang tahun kepada Walikota Pangkalpinang, Maualan Aklil (Molen),” katanya.

Besar harapannya dengan bertambah usia Walikota selalu diberikan kesahatan dan tentunya terus mendukung program-program khususnya terkait program kesehatan.

“Berharap beliau bisa mendukung upaya kami dalam hal pengajuan untuk tahun depan yaitu pengadaan penambahan gedung baru di RSUD Depati Hamzah yaitu penambahan ruang Poliklinik dan ruang Laboratorium,” sebutnya

“Semoga penambahan gedung ini bisa meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit dan juga bisa mampu menjadi rumah sakit rujukan khususnya di Bangka Belitung,” tambahnya.

Fauzan juga menyebutkan, hari ini dirinya berencana akan berangkat ke Jakarta untuk bertemu Kepala Biro Perencanaan di Kementrian Kesehatan.

“Dihari ulang tahun Walikota hari ini, semoga saya bisa menembus permintaan ke Pusat sebesar 130 Milyar. Dan ini akan menjadi kado terindah buat Walikota,” tukasnya.

Dinsos Kota akan Gelar Bimtek Konvensi Hak Anak

Salah satu oknum guru di Kota Pangkalpinang saat ini menjadi perbincangan dimasyarakat terkait kekerasan terhadap murid sekolah di SDIT Albina.

Korban yang diketahui murid SD kelas 6 ini mendapat perlakuan yang tidak pantas dilakukan oleh oknum guru ini.

Menanggapi kejadian tersebut Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Pangkalpinang, Rika Komaria mengatakan, mungkin sekolah Albina belum dijadikan sekolah ramah anak ataupun belum adanya fasilitator di dalam sekolah itu.

“Ada hal-hal yang tidak diketahui oleh guru-guru bagaimana mereka harus membuat anak itu nyaman disekolah,” kata Rika saat ditemui di Kantor Walikota, Rabu (04/03/20).

Lanjut dikatakannya, terkait sanksi terhadap oknum guru tersebut menurut Rika sebenarnya sudah ada perda perlindungan terhadap anak.

Walikota Pangkalpinang Rayakan Ulang Tahun ke-44

Bertepatan hari ini, Rabu (04/03/20) adalah Hari Ulang Tahun Ke – 44 Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen).

Hampir semua anak buahnya di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang mengucapkan selamat saat orang nomor satu di Kota Pangkalpinang ini meniupkan lilin yang diadakan di ruang pertemuan Kantor Walikota.

Istri dari Walikota Pangkalpinang , Monica Haprinda dalam kesempatan ini mengucapkan selamat atas bertambahnya umur bapak walikota.

“Semoga pak wali selalu mendapatkan perlindungan dari Allah SWT dan terus memberikan yang terbaik untuk kemajuan Kota Pangkalpinang,” ucapnya.

Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) mengucapkan banyak terimakasih atas kejutan yang diberikan hari ini.

“Terimakasih atas doa kawan kawan semua. Semoga kita semua diberikan kesehatan sampai dunia akherat,” ucap Walikota Pangkalpinang.

BNNK Bangka Tes Urine Pegawai dan Warga Binaan Lapas

Pemandangan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Sungailiat sedikit berbeda. Pasalnya seluruh petugas dan warga binaan dikagetkan dengan kedatangan tim dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka, Selasa (03/03/20).

Kedatangan tim BNNK sebelumnya tidak diketahui oleh petugas lapas maupun warga binaan. Maksud dan tujuan BNN mendatangi lapas tentunya atas dasar dan tujuan yang jelas.

Tujuan yang dimaksud merupakan inspeksi mendadak (sidak) terkait tes urine kepada petugas lapas maupun warga binaan.

Sebelumnya Kepala Lapas (Kalapas) Kelas II B Sungailiat, M Akhyar secara langsung berkoordinasi kepada BNNK Bangka terkait rencana pelaksaan tes urine dan hal tersebut mendapat respon dari Kepala BNNK Bangka, Eka Agustina.

Oknum Guru di Pangkalpinang Dilapor ke Polisi

SU seorang oknum guru di Kota Pangkalpinang dilaporkan ke Polisi lantaran melakukan penganiyaan terhadap murid kelas 6 SDIT Albina Kota Pangkalpinang.

SU dilaporkan oleh orang tua korban bernama MA ke Polres Pangkalpinang. Diketahui kejadian penganiayaan dilakukan oleh oknum guru tersebut terjadi pada Kamis (27/02/02) lalu sekira pukul 15.00 wib.

Dalam laporan itu, MA melaporkan bahwa peristiwa berawal usai melakukan shalat ashar. Pada saat SU keluar dari masjid, ada anak-anak yang menyenggol SU hingga mengakibatkan sajadahnya terjatuh.

“SU menendang anak disekitar, namun tidak ada yang kena dan selanjutnya SU mencari sasaran yang dekat, yakni anak saya. Anak saya ditangkap dipukul di tempeleng lalu anak saya juga ditendang,” kata MA ,Selasa (03/03/20) saat dikonfirmasi.

Satu Lurah Tidak Hadir saat Walikota Lantik 30 Pejabat Pemkot

Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) resmi melantik 30 Pejabat diruang lingkup Pemerintah Kota Pangakalpinang.

Pelantikan itu berlangsung di Ruang OR Kantor Walikota Pangkalpinang, Selasa (03/03/20).

Dari ke 30 pejabat yang dilakukan pelantikan tersebut diantaranya Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat aministrator dan pejabat pengawas.

Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) mengatakan, pelantikan hari ini merupakan penyegaran dan tentunya sesuai dengan baperjakat yang sudah di diskusikan sesuai dengan kebutuhan.

“Ada beberapa pejabat yang sengaja kita rolling untuk membantu ataupun memback up OPD yang kita anggap perlu untuk dibantu,” kata Molen usai melakukan pelantikan.

Untuk Dinas Kesehatan menurut Molen, dengan hadirnya Dr Hakim sebagai Kepala Dinas serta pengalamannya, kita berharap penuh beliau bisa membenahi serta memberikan kontribusi yang lebih baik.

“Beliau sudah punya kompetensi, begitu juga rekam jejaknya sudah dua kali menjadi Kepala Dinas di Sumsel. Besar harapan, beliau bisa,” harap Walikota.

Diakuinya terkait dengan tidak hadirnya salah satu Lurah pada pelantikan kali ini ,menurut Molen nantinya akan dilakukan evaluasi. Dan BKPSDM akan memamnggil dan menanyakan ketidak kehadiran itu.

“Jika tidak jelas berarti tidak mempunyai intregritas dan loyalitas. Saya rasa jika sudah tidak jelas loyalitasnya akan kita lakukan evaluasi,” tukasnya. Baca selengkapnya