Pemkot Pangkalpinang Terima Bantuan 18 Ton Beras Dari PT BJL

Pemerintah Kota Pangkalpinang menerima bantuan berupa beras sebanyak 18 ton dari PT Bangka Jaya Line (PT BJL), Kamis (02/04/20).

Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian PT BJL terhadap masyarakat Kota Pangkalpinang yang saat ini sangat memerlukan akibat dari dampak Covid-19.

“Alhamdulillah pada kesempatan ini Pemkot Pangkalpinang mendapat bantuan beras dari PT BJL sebanyak 18 ton. Semoga ini berkah dan sebagai tanggung jawab saya akan menyalurkan kepada masyarakat secara langsung,” kata Molen saat ditemui di Rumah Dinas Walikota Pangkalpinang.

Dalam kesempatan ini juga dirinya sangat mengapresiasi apa yang sudah diberikan oleh PT BJL dalam hal membantu masyarakat.

“Selain dari PT BJL kita juga masih menunggu beberapa donatur lain yang akan membantu ,” sebut Molen.

Dirinya berharap Ini bisa menjadi contoh bagi yang lain yang ingin memberikan sumbangan terhadap masyarakat Pangkalpinang.

Lebih lanjut dikatakannya, beras-beras ini nantinya akan di bagikan kepada masyarakat Pangkalpinang namun untuk saat ini Pemkot Pangkalpinang masih menunggu donatur yang lain yang akan menyalurkan ke pemkot.

“Nanti kalaw sudah terkumpul semua baru kita bagikan,” ucapnya.

Ia menambahkan, dalam pembagian nanti kata Molen, akan didata melalui RT, RW maupun Lurah-Lurah di Kota Pangkalpinang.

“Setelah selesai didata oleh perangkat RT dan RW maupun Lurah baru bisa dibagikan,” tukasnya.

Hasil Rapid Test: Pegawai dan Staf Klinik Bakti Timah Toboali Negatif

Sebanyak 29 pegawai dan staf Klinik Bakti Timah Toboali telah selesai menjalani pemeriksaan Rapid Test (Tes Cepat).

Tes Cepat ini digelar oleh Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bangka Selatan di Laboratorium Klinik Bakti Timah Toboali sejak pukul 14.00 WIB – 16.40 WIB.

Kepala Klinik Bakti Timah Toboali dr Yuliani melalui Kepala Pelayanan, Febrian Herliansyah alias Rian, mengatakan hal ini kepada wartawan Rabu 1 April 2020 sore.

“Alhamdulillah, semuanya negatif,” kata Rian.

Sementara Komandan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka Belitung, Mikron Antariksa, mengatakan dari 55 orang di Bangka Selatan (Basel) yang menjalani tes cepat ini hasilnya 1 orang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

LPMP Babel Siap Dijadikan Tempat Isolasi untuk ODP dan PDP

Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang melakukan pengecekan kesiapan Gedung Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Babel sebagai tempat untuk penanganan tempat isolasi ODP dan PDP bagi warga Pangkalpinang.

Pengecekan tersebut langsung dipimpin oleh Sekda Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam dengan didampingi OPD maupun Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Jadiman Sihotang, Kamis (02/04/20).

“Untuk persiapan Gedung LPMP Babel saat di lakukan pengecekan secara fisik sudah siap untuk dijadikan tempat isolasi ODP dan PDP,” kata Sekda.

Menurut Sekda, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak LPMP dan dilihat secara fisik sudah siap, namun secara administrasi nanti akan dilakukan rapat selanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, dr.Hakim menambahkan, nantinya di LPMP tersebut akan disiapkan dokter dan perawat maupun relawan tenaga medis.

“Persiapan tenaga kesehatan akan ditempatkan di LPMP Babel, baik itu dokter maupum perawat dan relawan untuk dibantukan disana,” ujarnya.

Penanganan ODP dan PDP di Alihkan ke Gedung LPMP Babel

Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) membatalkan Gedung Rusunawa sebagai tempat isolasi ataupun karantina ODP dan PDP Covid-19 untuk warga Pangkalpinang.

Dia memastikan Gedung Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Bangka Belitung akan dijadikan sebagai tempat isolasi tersebut.

“LPMP telah meminjamkan gedungnya kepada Pemkot Pangkalpinang dalam upaya penanganan Covid-19,” kata Molen, (02/04/20).

Menurutnya, dirinya nanti juga akan memberdayakan semua UMKM yang ada di wilayah Kota Pangkalpinang yang terdampak covid19.

“Terutama untuk makan dan minum akan kita berdayakan UMKM.Dan untuk transportasi akan di handle oleh Dinas Perhubungan Kota Pangkalpinang,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, untuk sementara ini pihaknya sudah resmi menggunakan Gedung LPMP kurang lebih 50 kamar sebagai tempat penanganan ODP dan PDP untuk warga Pangkalpinang.

“jika nanti kedepan memang ada untuk dilakukan isolasi.kita sudah siap,” tutupnya.

Penanganan ODP dan PDP Dialihkan ke Gedung LPMP Babel

Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) membatalkan Gedung Rusunawa sebagai tempat isolasi ataupun karantina ODP dan PDP Covid-19 untuk warga Pangkalpinang.

Dia memastikan Gedung Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Bangka Belitung (Babel) akan dijadikan sebagai tempat isolasi tersebut.

“LPMP Babel telah meminjamkan gedungnya kepada Pemkot Pangkalpinang dalam upaya penanganan ODP da PDP Covid-19,” kata Molen, (02/04/20).

Menurutnya, dirinya nanti juga akan memberdayakan semua UMKM yang ada di wilayah Kota Pangkalpinang yang terdampak covid-19.

“Terutama untuk makan dan minum akan kita berdayakan UMKM.Dan untuk transportasi akan di handle oleh Dinas Perhubungan Kota Pangkalpinang,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, untuk sementara ini pihaknya sudah resmi menggunakan Gedung LPMP kurang lebih 50 kamar sebagai tempat penanganan ODP dan PDP untuk warga Pangkalpinang.

“jika nanti kedepan memang ada untuk dilakukan isolasi.kita sudah siap,” tutupnya.

Rapid Test: Istri PDP yang Meninggal di RS Siloam Positif Covid-19

Dari 55 orang di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) yang menjalani tes kilat atau Rapid Test virus corona hasilnya 1 orang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

Komandan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka Belitung, Mikron Antariksa, mengatakan hal ini pada Rabu 1 April 2020.

“Tadi Dinas Kesehatan telah test cepat 55 orang, hasilnya untuk Bangka Selatan 54 negatif dan 1 positif.

Positif ini artinya tes cepat, bukan hasil secara resmi, tes cepat ini belum dianogsa hanya untuk diteksi dini,” kata Mikron.

Menurut Mikron, sasaran utama orang yang menjalani rapid test adalah yang beresiko tinggi untuk menularkan atau tertular virus Covid-19.

Beberapa diantaranya orang-orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“1 positif dari hasil tes cepat dari Bangka Selatan ini istri dari PDP yang meninggal beberapa hari lalu. Dia ini memiliki gejala-gejala yang terpapar Covid-19,” tukas Mikron.

Hasil Tes Cepat Bangka Selatan Tambah 1 Positif Covid-19

Dari 55 orang di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) yang menjalani tes kilat atau Rapid Test virus corona hasilnya 1 orang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

Komandan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka Belitung, Mikron Antariksa, mengatakan hal ini pada Rabu 1 April 2020.

“Tadi Dinas Kesehatan telah test cepat 55 orang, hasilnya untuk Bangka Selatan 54 negatif dan 1 positif.

Positif ini artinya tes cepat, bukan hasil secara resmi, tes cepat ini belum dianogsa hanya untuk diteksi dini,” kata Mikron.

Menurut Mikron, sasaran utama orang yang menjalani rapid test adalah yang bersiko tinggi untuk menularkan atau tertular virus Covid-19.

Beberapa diantaranya orang-orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“1 positif dari hasil tes cepat dari Bangka Selatan ini istri dari PDP yang meninggal beberapa hari lalu. Dia ini memiliki gejala-gejala yang terpapar Covid-19,” tukas Mikron.

Adapun rincian hasil pelaksanaan tes cepat di Babel hingga Rabu (1/4/2020) adalah :

1. Pangkalpinang : 5 pemakaian, hasil 5 negatif.

2. Bangka : belum ada pemakaian.

3. Bangka Tengah: belum ada pemakaian.

4. Bangka Barat: belum ada pemakaian.

5. Bangka Selatan: periksa 55, negatif 54, positif 1.

6. Belitung: proses pengiriman.

7. Beltim : proses pengiriman.