DPRD DKI Evaluasi SPPG Usai Kualitas Makan Bergizi Gratis Dikeluhkan

BERITABANGKA.COM — Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian Untayana, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI segera melakukan evaluasi terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta Timur, usai muncul keluhan terkait kualitas makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Pelaksanaan program MBG ini sebaiknya dievaluasi secara berkala agar SPPG terus berbenah dalam menjalankan kewajibannya. Jangan sampai membahayakan para siswa dan menimbulkan keluhan dari para orang tua,” kata Justin di Jakarta seperti dilansir dari Antara, Sabtu (11/10/2025).

Justin mengungkapkan, sejumlah orang tua siswa dari SMPN 281 Jakarta dan SMAN 62 Jakarta Timur mengeluhkan kualitas makanan yang disediakan dalam program tersebut. Bahkan, ia menerima laporan bahwa sebagian makanan mengeluarkan bau tidak sedap.

“Hal seperti ini tidak boleh terulang. Makanan untuk anak-anak harus aman, bersih, dan bergizi,” tegasnya.

Ia menambahkan, meski kasus keracunan makanan marak di beberapa daerah di Indonesia, hal itu harus diantisipasi agar tidak terjadi di Jakarta. Ia tetap mendukung program MBG yang dinilainya penting untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekaligus mengurangi angka stunting.

“Program MBG harus terus kita dukung. Ini sangat penting bagi tumbuh kembang anak-anak Jakarta,” ujarnya.

Baca juga ; PT Timah Tbk Merugi, 16 Tersangka Korupsi Komoditas Timah Ditetapkan

Menurut data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, angka prevalensi stunting di DKI Jakarta masih berada di angka 17,2 persen, sedangkan balita dengan berat badan kurang mencapai 14,9 persen, naik dari 14,5 persen pada tahun sebelumnya.

Justin menilai kondisi ini menunjukkan pentingnya keberlanjutan MBG agar anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup. Ia juga menyoroti aspek lain seperti tingkat IQ rata-rata anak Indonesia yang masih rendah dibanding negara lain.

“Rata-rata IQ Indonesia hanya 93,18, jauh di bawah Korea Selatan dan Jepang. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya asupan gizi yang baik, terutama vitamin penting bagi tumbuh kembang anak,” jelasnya.

Untuk memastikan keamanan makanan, Pemprov DKI Jakarta kini menargetkan seluruh dapur MBG atau SPPG memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Hingga saat ini, dari 180 SPPG di Jakarta, seluruhnya masih dalam proses mendapatkan sertifikasi tersebut melalui kerja sama dengan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

DPRD Babel dan Basel Sambangi Kementan

BERITABANGKA.COM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendesak Kementerian Pertanian segera menangani persoalan irigasi yang menurunkan produktivitas sawah di Kabupaten Bangka Selatan. Langkah ini diambil setelah para petani di sejumlah desa mengeluhkan semakin berkurangnya debit air yang mengancam keberlangsungan panen.

Ketua DPRD Babel, Didit Sri Gusjaya, menegaskan bahwa pihaknya sengaja datang langsung ke pemerintah pusat untuk memastikan aspirasi petani tidak berhenti di meja birokrasi.

“Kami datang langsung ke pusat untuk memastikan aspirasi petani benar-benar sampai dan mendapat tindak lanjut konkret. Ini bukan sekadar persoalan teknis, tetapi menyangkut kehidupan petani dan ketahanan pangan daerah,” kata Didit, Senin (10/10/2025).

Menurutnya, krisis irigasi yang terjadi di Desa Pergam, Serdang, Rias, dan Fajar Indah telah menyebabkan penurunan signifikan pada hasil panen padi. Masalah ini diperparah oleh rusaknya daerah resapan air serta maraknya aktivitas perambahan di sekitar sumber irigasi.

Didit menegaskan, persoalan tersebut tidak bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah daerah. Dibutuhkan penanganan lintas sektor antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten, terutama terkait rehabilitasi jaringan irigasi yang sudah masuk kategori mendesak.

“Pemerintah daerah sudah berupaya, kini kami meminta Pemerintah Pusat ikut memberi perhatian serius dengan turun langsung ke lapangan,” ujarnya.

DPRD Babel, kata Didit, berkomitmen mengawal hasil konsultasi dengan Kementan hingga ada keputusan konkret yang berpihak pada petani.

“Kami berdiri bersama petani sebagai wujud tanggung jawab moral dan politik dalam menjaga ketahanan pangan di Babel,” katanya.

Dalam pertemuan dengan Kementan, rombongan DPRD Babel juga menyerahkan data lapangan dan hasil kajian teknis dari Dinas Pertanian yang memuat kebutuhan rehabilitasi irigasi serta perlindungan daerah tangkapan air.

Selain permasalahan irigasi, DPRD turut menyoroti pelaksanaan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) dari perusahaan perkebunan yang dinilai masih jauh dari harapan masyarakat.

Langkah DPRD Babel ini diharapkan mempercepat penanganan krisis air dan mendukung keberlanjutan produksi pangan di Bangka Selatan. (*)

Rekonstruksi Pembantaian Adityawarman

PANGKALPINANG — Rekonstruksi kasus pembunuhan CEO Okeyboz Adityawarman digelar di kawasan Kebun Air Kepala Tujuh, Pangkalpinang, Kamis (9/10/2025) pagi. Proses rekonstruksi yang dimulai sekitar pagi pukul 09.30 WIB itu berlangsung dalam suasana bercampur aduk tegang, haru dan penuh emosi.

PAN Usung Aditya – Ahmad Damiri, Segera Deklarasi Bersama Tiga Partai

Keluarga korban tampak menangis dan histeris saat dua tersangka memperagakan kembali adegan keji dan sadis yang menewaskan Adityawarman. Beberapa anggota keluarga bahkan meluapkan kemarahan mereka karena merasa dikhianati oleh pelaku yang sebelumnya dikenal dekat dengan korban.

Hasan Basri otak Pembunuh Adityawarman dibekuk Polisi

Aparat kepolisian dari Satreskrim Polda Kepulauan Bangka Belitung dan Polres Pangkalpinang berjaga ketat di lokasi untuk menjaga keamanan selama proses berlangsung. Rekonstruksi juga disaksikan oleh jaksa penuntut umum guna memastikan kesesuaian keterangan para tersangka dengan hasil penyidikan di lapangan.

Setiap adegan diperagakan secara rinci, mulai dari perencanaan hingga tindakan pelaku di lokasi kejadian. Polisi menyebut rekonstruksi ini penting untuk memperjelas kronologi kasus dan melengkapi berkas penyidikan sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.

Meski sempat diwarnai tangis dan amarah keluarga korban, proses rekonstruksi berjalan lancar hingga selesai. Aparat berharap tahapan ini dapat memperkuat pembuktian hukum serta memberikan keadilan bagi keluarga Adit. (*)

Batara Ajak Penambang Babel Jual Hasil ke PT Timah, Serukan Koperasi Timah Rakyat Dibentuk

BERITABANGKA.COM — Nama Batara kini tengah menjadi sorotan publik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sosok yang dikenal vokal memperjuangkan hak penambang rakyat ini kembali mencuri perhatian setelah aksinya dalam demonstrasi besar di Kantor PT Timah Tbk pada 6 Oktober 2025 lalu.

Aksi yang sempat berujung anarkis itu ternyata membuahkan hasil. Sejumlah tuntutan masyarakat tambang rakyat terkait harga dan teknis penambangan akhirnya disetujui oleh pihak PT Timah Tbk. Keberhasilan tersebut membuat Batara mendapat apresiasi luas dari para penambang yang menilai perjuangannya tidak sia-sia.

Dalam video berdurasi lebih dari satu menit yang beredar di media sosial, Batara tampak melontarkan candaan kepada para penambang yang kini disebutnya mulai “sombong” setelah harga pasir timah naik sesuai kesepakatan.

“Sombong kalian yah, sudah sombong kalian sama saya ya. Harga timah sudah mahal sudah sombong kalian,” ujar Batara sambil tersenyum.

Ia kemudian mengajak seluruh penambang rakyat untuk tetap bekerja dengan baik serta menjual hasil bijih timah mereka langsung ke PT Timah Tbk, bukan ke pihak lain apalagi penyelundup.

Baca juga ; Manajemen PT Timah Tbk Temui Keluarga Korban Laka Tambang di Bangka Barat

“Selamat kawan-kawan, bekerjalah dengan baik. Harga timah sekarang sudah bagus. Dan jangan lupa, setiap hasil biji timah yang kita tambang di tanah Bangka Belitung ini dijual kepada PT Timah, kawan-kawan,” pesannya.

Batara menegaskan bahwa saat ini sudah saatnya PT Timah dijadikan poros utama perekonomian Bangka Belitung agar hasil tambang benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat lokal.

“Saatnya kita menjadikan PT Timah sebagai poros perekonomian di Bangka Belitung ini,” tutur Batara.

Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan apresiasi terhadap Satgas dari pusat yang dinilainya bekerja profesional dan turut menjaga stabilitas aktivitas penambangan rakyat di daerah.

Baca juga ; PT Timah dukung Ekonomi Desa Yang Tersebar di Bangka Selatan

“Ternyata dari Satgas yang ada di Bangka Belitung, ada Satgas yang diutus dari pusat. Mereka adalah satgas yang baik dan bekerja secara profesional,” ujarnya.

Tak hanya itu, Batara menyampaikan harapan agar pemerintah pusat segera mendorong pembentukan koperasi timah rakyat di Bangka Belitung. Menurutnya, keberadaan koperasi akan memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus memberikan akses legal bagi para penambang.

“Melalui video ini juga saya mewakili kawan-kawan penambang Bangka Belitung, kepada Satgas yang diutus dari pusat, agar secepatnya mendorong koperasi bisa hadir di Bangka Belitung. Supaya penambang bisa dengan mudah mengakses penambangan timah di sini,” tegas Batara.

Di akhir pesannya, ia kembali menyemangati para penambang untuk tetap kompak dan bekerja dengan semangat.

“Oke kawan-kawan, selamat bekerja, sehat selalu, merdeka,” pungkas Batara. (*)

BNN dan Pramuka Bersinergi Cegah Narkoba di Bangka Belitung, Wabup Basel: Ini Tanggung Jawab Bersama!

BERITABANGKA.COM — Upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus diperkuat. Kamis (9/10/2025) pagi, digelar penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) antara BNNP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan Kwarda Gerakan Pramuka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kerja Bupati Bangka Selatan ini juga diikuti oleh penandatanganan kerja sama antara BNNK se-Provinsi Bangka Belitung dengan Kwarcab Pramuka di masing-masing kabupaten/kota.

Sinergi Lintas Sektor untuk Selamatkan Generasi Muda

Wakil Bupati Bangka Selatan, Hj. Debby Vita Dewi, S.E., M.M., yang hadir dan memberikan sambutan menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan generasi muda.

“Pramuka adalah wadah pembinaan karakter generasi muda. Dengan kerja sama ini, diharapkan para anggota Pramuka dapat menjadi pelopor dalam menyebarkan semangat antinarkoba di lingkungan masing-masing,” ujar Wabup Debby.

Menurutnya, kolaborasi antara BNN dan Gerakan Pramuka merupakan bentuk nyata komitmen bersama dalam menjaga masa depan generasi bangsa.

Apresiasi untuk BNNP dan BNNK se-Babel

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Debby juga memberikan apresiasi atas langkah BNNP dan seluruh BNNK di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang terus berinovasi dan menggandeng berbagai pihak, termasuk organisasi kepemudaan, untuk memperkuat pelaksanaan program P4GN di seluruh daerah.

“Perang terhadap narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tapi juga tanggung jawab kita semua. Bila kita diam, dampaknya akan sangat besar. Maka harus dimulai dari diri sendiri dan dari sekarang,” tegasnya.

Kolaborasi Menuju Indonesia Emas 2045

Lebih lanjut, Wabup Debby menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan generasi muda yang sehat, produktif, dan berkarakter menuju visi Indonesia Emas 2045.

Ia menilai langkah menggandeng Kwarcab Gerakan Pramuka Bangka Selatan di bawah kepemimpinan Hj. Elizia Riza Herdavid merupakan langkah strategis untuk memperkuat gerakan moral di kalangan pemuda.

“Saya rasa sudah tepat menggandeng Kwarcab di bawah kepemimpinan Ibu Hj. Elizia Riza Herdavid. Mudah-mudahan kolaborasi ini memberikan kontribusi besar dalam mendukung visi mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Wabup Debby menyampaikan harapan agar kerja sama antara BNN dan Pramuka ini bisa berjalan berkelanjutan.

“Semoga program PKS ini berjalan lancar dan anak cucu kita menjadi generasi yang sehat serta berkembang. Asak kawa, kite pacak wujudkan Basel bebas narkoba,” pungkasnya. (*)