Aklamasi, Tjin Han Pimpin HIPMI Bangka Barat

Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Bangka Barat, melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) ke 4, di Oranges Cafe Muntok, Selasa (1/9/20).

Pada Musda Kali ini, Tjin Han, terpilih secara Aklamasi untuk memimpin DPC HIPMI Babar periode 2020-2023.

Tjin Han sebelumnya menjabat Sekum DPC HIPMI Babar 2017-2020, dalam sambutannya ia mengucapkan terimakasih sudah mempercayakan kepadanya untuk memimpin HIPMI Bangka Barat 3 tahun kedepan.

“Terima kasih kepada kawan-kawan semua Hipmi Bangka Barat, memilih Saya pada Periode 2020-2023 melanjutkan Hipmi Bangka Barat kedepannya, juga memberikan support untuk memajukan Hipmi nantinya,” ungkapnya.

Tjin Han berharap kedepannya dapat bekerjasama dengan 43 anggota HIPMI serta pengurus lainnya yang dimana posisi Sekretaris diisi oleh Risdian, Wakil Sekretaris Amin Alfian, Bendahara Setiawan dan Wakil Bendahara, Abdul Aziz.

“Bersama-sama kita jadikan Hipmi bangka barat lebih baik lagi, dengan bekerja bersama-sama memajukan Hipmi,” cetusnya.

Dikatakan Tjin Han, kedepan ia akan mengadakan kegiatan Pelatihan untuk anak-anak yang telah lulus SMA sederajat, agar dapat berwiraswasta serta membuka lapangan pekerjaan.

Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Indra Sandy, berharap pengurus BPC Bangka Barat yang baru dapat menyelaraskan dan mendukung UMKM sebagai lokomotif ekonomi terlebih saat pandemi.

“Kita sadar betul bahwa UMKM adalah kekuatan dari bangsa ini, dari krisis tahun 98 terbukti, UMKM adalah salah satu faktor terbesar menyelamatkan ekonomi negara, harapan saya begitu juga sekarang, karena kita sedang menghadapi krisis ekonomi yang disebabkan oleh krisis kesehatan yaitu Covid-19,” kata Indra.

Cabuli Anak Bawah Umur, Dua Pemuda Desa Ibul Diamankan

Dua pemuda berinisial SE (23) dan HE (30) warga Desa Ibul Kecamatan Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat diamankan anggota Reskrim Polres Bangka Barat.

Kedua pemuda ini ditangkap atas dugaan tindak pidana pencabulan anak di bawah umur, sebut saja Bunga (bukan nama sebenarnya) yang berusia 15 tahun, warga Kecamatan Simpang Teritip.

Diungkapkan Kasat Reskrim Polres Babar, AKP Andri Eko Setiawan, dua orang pemuda bejat ini diringkus saat akan melarikan diri di terminal bus Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat, Sabtu (28/8/20).

Kejadian mesum tersebut terjadi pada bulan April 2020 di sebuah perumahan kebun sawit swasta di Kecamatan Simpang Teritip.

“Kejadian tersebut terjadi kepada Bunga di salah satu perusahaan sawit swasta Desa Ibul Kecamatan Simpang Tetitip Kabupaten Bangka Barat.

Atas kerjadian tersebut orang tua bunga AN langsung melapor ke Polsek Simpang Teritip,” ungkap Kasatreskrim, Selasa (1/9/20).

Kasat menjelaskan, modus pelaku melakukan aksi bejatnya dengan cara menghubungi korban menggunakan ponsel. Setelah bertemu korban, pelaku langsung melancarkan aksi mesumnya.

“Setelah bertemu kemudian pelaku memaksa bunga untuk melakukan kehendak pelaku dan hal tersebut dilakukan pelaku telah berulang kali.

Tidak hanya dengan pelaku SA, korban pun ada melakukan hubungan badan dengan pelaku HE di lokasi yang sama,” tuturnya.

Saat ini, para pelaku telah diamankan di Mapolres Bangka Barat guna pemeriksaan lebih lanjut dan mempertanggung jawabkan perbuatannya di muka hukum.

Gerindra Basel Segera Turun ke Bawah dan Bentuk Tim Pemenangan

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Bangka Selatan (Basel), Sofian AP, menegaskan bahwa dalam waktu yang singkat ini segera bergerak turun ke bawah sekaligus membentuk tim pemenangan.

“Saya ditunjuk sebagai Ketua DPC Gerindra sejak tanggal 20 Juli 2020 sesuai dengan SK (Surat Keputusan) Jadi kita harus mengikuti jalur partai. Dalam waktu singkat, kita kerja cepat, pembenahan internal, mendatangi PAC (Pimpinan Anak Cabang) sekaligus membentuk tim pemenangan,” kata Sofian, Senin (31/8/2020) sore di Toboali.

Dikatakan Sofian, soal pemenangan Aditya Rizki Pradana – Ahmad Damiri di Pilkada Basel tidaklah sulit untuk menjual paslon yang diusung dan didukung oleh 4 partai koalisi lantaran tuntutan zaman saat ini adalah digerakkan oleh seorang pemuda.

“Teknologi saat ini digerakkan oleh pemuda dan sudah meninggalkan para kaum-kaum yang sudah agak usia diatas. Sekarang disambut oleh para pemuda. Kalau daerah ingin maju pemudanya harus mengerti, harus menjadi kepala daerah karena pemuda paham segalanya dan paham apa yang dibutuhkan oleh daerah,” ujar Sofian.

Dilanjutkan Sofian, dalam hal kemasyarakatan dan pemerintahan, Aditya didampingi oleh seorang birokrat yang sangat memahami dalam menata struktur birokrasi di organisasi pemerintahan dan lain sebagainya. Lebih jauh Sofian menyatakan bahwa bukan hal yang mudah untuk memimpin suatu daerah, apalagi di era yang sekarang banyak tantangan.

“Dengan pengorbanan Aditya meninggalkan jabatan di DPRD Babel dibalas dengan kemenangan. Begitu juga dengan Pak Damiri yang meninggalkan jabatannya sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara) di Pemprov Babel dibalas dengan kemenangan di Pilkada, Insya Allah,” tutup Sofian.