Pemerintah Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Upacara Hari Jadi Kota Pangkalpinang ke-263 di halaman Kantor Walikota Pangkalpinang, Kamis (17/9/2020).
Berikut rangkaian kegiatannya yang terangkum dalam galeri foto:








Pemerintah Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Upacara Hari Jadi Kota Pangkalpinang ke-263 di halaman Kantor Walikota Pangkalpinang, Kamis (17/9/2020).
Berikut rangkaian kegiatannya yang terangkum dalam galeri foto:








Unit Reskrim Polsek Jebus berhasil mengamankan pelaku pembacokan terhadap Edi Suprianto (25) warga Desa Ketap Kecamatan Jebus, Bangka Barat pada 14 September 2020 lalu, yang bekerja sebagai koprasi keliling.
Pelaku berinisial EH (40) warga Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga Kabupaten Bangka Barat ini berhasil dibekuk saat sedang berada ditempat persembunyiannya pada Minggu (20/9/20), sekitar pukul 12.30 WIB.
“Setelah dilakukan penyelidikan dan berdasarkan info dari masyarakat bahwa pelaku berada di kebun sawit Dusun Air Sirih Desa Kelabat, selanjutnya langsung diamankan beserta barang bukti sebilah parang,” jelas Kapolsek Jebus AKP Muhammad Saleh.
Dilanjutkan Kapolsek saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Jebus untuk penyelidikan lebih lanjut.
Diketahui sebelumnya pada 14 September 2020, Korban dan Pelaku sempat berselisih paham ketika korban mendatangi kediaman pelaku, sehingga terjadi penganiayaan.
Saat itu Pelaku membacok korban dari belakang dengan sebilah parang dibagian leher, ketika korban hendak pulang, sehingga korban harus menjalani perawatan medis.
Pemerintah Kota Pangkalpinang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka pembahasan angka penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Pangkalpinang, Senin (21/09/20).
Rapat yang berlangsung di Gedung OR Pemkot Pangkalpinang tersebut turut dihadiri seluruh Forkopimda Kota Pangkalpinang beserta stackholder terkait.
Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) mengatakan bahwa kegiatan rakor bersama dengan forkopimda dan stackholder terkait kai ini dilakukan sebagai upaya dalam menyikapi jumlah pasien positif di Kota Pangkalpinang. Karena menurut Walikota jumlah pasien positif di Kota Pangkalpinang kian hari semakin meningkat.
“Menanggapi ini kita langsung mengambil tindakan dengan memanggil seluruh camat dan lurah beserta jajaran Polres Pangkalpinang maupun penggurus masjid untuk bersama-sama memberikan penyampaian melalui sosialisasi kepada masyarakat terkait bahayanya Covid-19,” jelas Walikota.
Lanjut kata Walikota, terkait perwako untuk sanksi bagi pelanggar yang tidak mengikuti aturan pemerintah itu nantinya akan ditindaklanjuti dengan perda. Dan perda tersebut katanya akan menekannkan terkait sanksi-sanksi tegas kepada masyarakat yang tidak mengikuti protokol kesehatan Covid-19.
“Sanksi tersebut seperti denda yang langsung kita berikan dilapangan,” sebutnya.
Molen menambahkan, selain membahas persoalan terkait penambahan angka positif Covid-19 diwilayah Kota Pangkalpinang, pihaknya juga membahas dan menyikapi tempat-tempat keramaian baik itu pusat perbelanjaan, pasar, masjid, restoran, cafe maupun tempat-tempat hiburan lainnya.
“Terkait hal itu kita tegaskan dan kembali seperti kegiatan sebelumnya akan tetapi ekonomi kita harus tetap berjalan,” pungkasnya.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) mendorong pelaku usaha di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif untuk masuk pasar modal melalui skema Initial Publik Offering (IPO).
Hal ini bertujuan agar bisnis usaha pariwisata dan ekonomi kreatif dapat berkembang.
Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baperekraf, Fadjar Hutomo, dalam acara Seminar KreatIPO yang diselenggarakan di Hotel Hilton, Bandung, Jumat (18/09/2020), menyebut bahwa skema IPO dapat menjadi solusi bagi para pelaku usaha atau perusahaan di bidang parekraf untuk mengembangkan usahanya.
“Banyak pelaku usaha yang masih butuh modal untuk pengembangan usahanya khususnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Skema IPO ini dilakukan melalui pasar modal untuk dapat meningkatkan modal kerja, membayar utang, investasi, memenuhi kebutuhan akuisisi, dan sebagainya,” ujar Fadjar, seperti siaran pers yang disampaikan, Agustini Rahayu, Kepala Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Skema Initial Public Offering (IPO) merupakan proses sebuah perusahaan untuk menawarkan sahamnya agar dapat dibeli oleh masyarakat umum melalui Bursa Efek untuk yang pertama kalinya.
Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan melakukan sinkronisasi kurikulum SMK terhadap kebutuhan industri.
Artinya, SMK akan diberi keleluasaan berkolaborasi dengan industri untuk merancang kurikulum.
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto, mengatakan, Kemendikbud sedang menyusun kurikulum SMK yang baru. Kurikulum ini dirancang agar lebih banyak melihat kebutuhan industri.
“Kita akan berikan kemerdekaan pada SMK untuk mengisi kurikulum yang lebih ‘menikah’ dengan industri,” kata Wikan di Jakarta, pekan lalu.
Di samping kurikulum, Kemendikbud juga meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru SMK. Caranya, dengan berbagai pelatihan yang berkolaborasi dengan industri melalui pelatihan guru dan mendatangkan praktisi dari kalangan industri.
Dengan kurikulum yang lebih sinkron dengan kebutuhan industri ini, Wikan menepis anggapan terkait kompetensi lulusan SMK yang kerap dipertanyakan.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) masih akan berlanjut pada tahun depan.
Hal itu ia ungkapkan saat menjadi salah satu panelis dalam acara “Governors’ Seminar: Developing Asia Beyond the Pandemic” yang merupakan rangkaian dari Pertemuan Tahunan Asian Development Bank (ADB) yang ke-53, secara virtual pada Jumat (18/09).
“Tahun depan baru kita bahas sekarang dengan parlemen. Kebijakan defisit akan berkurang dari defisit pada tahun 2020. Ini artinya kita memberi isyarat bahwa kita akan terus mendukung pemulihan (ekonomi) ini. Karena masih sangat awal, tetapi kita akan mulai mengkonsolidasikan fiskal kita dengan menunjukkan defisit yang akan lebih rendah.
Ini untuk memastikan bahwa kita dapat menyeimbangkan antara kebutuhan untuk melanjutkan dukungan pada kesehatan dan pemulihan ekonomi, tetapi pada saat yang sama harus memastikan bahwa (kebijakan) fiskal akan berkelanjutan dalam jangka menengah dan panjang,” urai Menkeu.
Menurut Menkeu, area kebijakan yang paling penting masih pada aspek kesehatan. Alokasi belanja kesehatan untuk mendukung penanganan Covid-19 diprediksi masih akan sangat tinggi. Hal itu termasuk pada alokasi belanja untuk penyediaan vaksin di tahun depan.
Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan melakukan sinkronisasi pendidikan SMK dengan jenjang Diploma Dua (D2).
Program ini memungkinkan siswa SMK bersekolah bahkan selama 4,5 tahun sehingga bisa mendapatkan gelar D2 setelah lulus.
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud, Wikan Sakarinto, mengatakan gagasan tersebut mempertimbangkan pola pendidikan vokasi di Jepang.
Bahkan, ketika menempuh pendidikan di jenjang vokasi, siswa dapat menempuh pendidikan hingga jenjang S2 terapan di luar negeri.
“Jadi SMK dinikahkan massal dengan D2. Seperti SMK di Jepang, SMK lima tahun,” ucap Wikan di Jakarta, pekan lalu.