Dua Komoditas Pangkalpinang Kembali Berlaga di Pasar Ekspor

Dibukanya kembali pembatasan akibat pandemi Covid-19 secara bertahap terus memberikan angin segar bagi perdagangan produk pertanian di pasar global. Permohonan fasilitasi sertifikasi perkarantinaan sebagai persyaratan negara tujuan di wilayah sentra mulai menunjukan tren peningkatan.

Ekspor produk pertanian dari Propinsi Bangka Belitung (Babel) juga dilaporkan oleh Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Pangkalpinang yang menunjukkan tren membaik.

Selaku otoritas karantina pertanian di perdagangan internasional, unit pelaksana teknis Badan Karantina Pertanian (Barantan) di Pangkalpinang ini bertugas untuk memfasilitasi produk pertanian saat dilalulintaskan, baik ekspor, impor dan antar area.

“Ada tiga komoditas pertanian unggulan ekspor asal Babel, yakni lada, karet dan produk olahan sawit,” kata Kepala Karantina Pertanian Pangkalpinang, Saifudin Zuhri saat turut mendampingi Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Teten Masduki, red) dan Gubernur Babel melepas ekspor perdana lidi nipah di Pelabuhan Pangkal Balam, Pangkalpinang, Senin (6/7).

Menurut Zuhri, ekspor lidi nipah yang merupakan produk samping pohon nipah (Nypa fruticans) merupakan kali pertama atau perdana, dengan tujuan Nepal. Pohonnya sendiri adalah sejenis palem yang tumbuh di lingkungan hutan bakau atau daerah pasang surut dekat tepi laut dan dibina oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kepulauan Babel.

Wali Kota Apresiasi Film KESESAK Hasil Karya Anak Muda Pangkalpinang

Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) mengapresiasi tayangan perdana Film KESESAK hasil kreatif karya anak muda Bangka Belitung yang sudah tayang di Channel Youtobe Suailah Official.

Film yang disutradarai oleh Jack Saputra dengan producer Aang Kurniadi SH ini merupakan suatu kebanggaan untuk masyarakat Kota Pangkalpinang Provinsi Bangka Belitung.

“Film ini membuka jalan bagi anak-anak muda di Bangka Belitung khususnya di Kota Pangkalpinang (PGK), terutama untuk tetap berjuang dalam menyuarakan seni kreatifnya,” ungkap orang nomor satu di Kota Pangkalpinang ini saat di konfirmasi melalui pesan Whatsapp (WA), Minggu (05/07/20) malam.

Ia mengatakan, hasil kreatif karya anak muda ini patut menjadi satu contoh bahwa mereka mampu mengembangkan bakatnya dalam dunia perfilman.

“Karya anak muda yang kreatif seperti ini akan kita dukung dalam memberikan ruang bagi mereka untuk mengeksplorasi karyanya,” kata Molen.

Terlebih lagi kata Molen, keterlibatan anak muda dalam dunia perfilman bisa memberikan warna baru bagi dunia film di masa sekarang khususnya di Kota Pangkalpinang.

Demikian juga kata Molen, selama itu kegiatannya yang bersifat positif dan memiliki value, insyallah akan selalu mendapatkan tempat di Kota Pangkalpinang.

“Anak muda harus terus berkarya. Secara tidak langsung ini juga akan memberikan kontribusi dalam mempromosikan Kota Beribu Senyuman,” katanya.

Rental Mobil, Gadaikan kepada Orang Lain, Satu PNS Ikut Jadi Tersangka

Satreskrim Polres Bangka Barat menggelar Konferensi Pers ungkap kasus penggelapan dan pencurian 1 mobil. Dari kasus tersebut telah diamankan 2 orang tersangka di Mako Polres Bangka Barat, Sabtu (04/07/2020).

“Modusnya mobil tersebut dirental, kemudian digadaikan kepada orang lain sehingga korban ataupun pemiliknya merasa dirugikan,” jelas Kasat Reskrim Andri Eko Setiawan, seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansah.

Kasat Reskrim menyebut identitas tersangka yakni HD, laki-laki berusia 44 tahun yang bekerja sebagai buruh harian dan beralamat di Kampung Keranggan Atas RT 002 RW 010 Kelurahan Tanjung Muntok Bangka Barat.

“Selain itu ada tersangka MY, perempuan berusia 40 tahun berstatus Pegawai Negeri Sipil beralamat di Kampung Teluk Rumbiah Laut RT 002 RW 015 Kelurahan Tanjung Muntok Bangka Barat,” ungkap Kasat Reskrim.

Dikatakan Kasat Reskrim, bahwa sang pelapor adalah NG SAK KIM alias CE KIM (62), seorang perempuan yang berstatus ibu rumah tangga beralamat di Kampung Tegal Rejo Kelurahan Sungai Baru Muntok Bangka Barat.

Disebut Kasat Reskrim, tersangka HD berperan merental mobil milik pelapor kemudian mengantarkan kepada saksi Ilham untuk digadaikan. Kemudian tersangka MY berperan menyuruh tersangka HD untuk merental mobil kemudian mengantarkannya kepada saksi Ilham untuk digadaikan.

Pengurukan Tanah Lokasi Pembangunan Gedung PWNU Babel Terus Berjalan

Proses penimbunan (pengurukan) lokasi pembangunan gedung Pengurus Wilayah Nahdlatul ‘Ulama (PWNU) Bangka Belitung terus berjalan.

Hal ini terlihat dalam postingan salah satu pengurus PWNU Bangka Belitung Arka’a Ahmad Agin pada Sabtu (4/7/20) sore.

Arka’a menulis dan mengajak berdoa semoga pembangunan gedung PWNU Bangka Belitung berlangsung sukses sampai selesai.

“Sehingga bisa menjadi wadah bagi penyatuan pemikiran dan hati seluruh warga Ahlussunnah Wal Jamaah Annahdliyah di Bangka Belitung,” tulis Arka’a.

 

Sebelumnya, Doni Indra, Bacalon Wakil Bupati Bangka Selatan untuk Pilkada Bangka Selatan 2020 menyambangi Kantor Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Bangka Belitung, Rabu (1/7/20).

Pangkalpinang Bertambah 4 Kasus Positif Corona, Pasien Diketahui 1 Keluarga

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkot Pangkalpinang kembali umumkan penambahan kasus positif Covid-19 di wilayahnya.

Pada Sabtu (04/07/20), kasus terkonfirmasi positif covid-19 bertambah 4 pasien yaitu 3 dari Kecamatan Taman Sari dan 1 dari Kecamatan Pangkalbalam.

“Pasien yang terkonformasi positif itu adalah RA (36) laki-laki Kecamatan Taman Sari, R (53) perempuan warga Kecamatan Taman Sari, NG (32) laki-laki Kecamatan Taman Sari dan DU (26) perempuan warga Kecamatan Pangkalbalam,” kata Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkot Pangkalpinang, dr Hakim.

Ia mengatakan, keempat pasien itu memiliki riwayat terkontak dari Nyonya L dan TDU. Pasien RA (36) merupakan anak dari Nyonya L, R (53) merupakan adik dari Nyonya L, NG (32) anak dari Nyonya L dan DU (26) anak dari Nyonya L.

“Keempat pasien itu masuk dalam kategori OTG konfirmasi. Mulai hari ini semua sudah diKarantina di LPMP,” ujarnya.

Dengan adanya 4 penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Pangkalpinang dengan demikian jumlah total positif menjadi 42 pasien, sembuh 32, dalam perawatan 9, dan meninggal 1 pasien.

Bentuk Penolakan RUU HIP, Massa FMBB Serbu Gedung DPRD Babel

Massa yang tergabung dalam Front Melayu Babel Bersatu (FMBB) Gerakan Kedaulatan Rakyat mengelar aksi damai dengan mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bangka Belitung, Jumat (03/07/20).

Aksi damai itu digelar sebagai bentuk dukungan massa Front Melayu Babel Bersatu (FMBB) dalam menggugat dan siap untuk mendukung MUI Pusat dalam menolak Rancangan Undang Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

Ustadz Fahrurrozi ketua Majelis Pencinta Islam sekaligus sebagai Orator aksi damai tersebut menyampaikan bahwa pihaknya diterima dan disambut dengan baik oleh perwakilan di DPRD Provinsi Bangka Belitung.

“Alhamdulillah kita disambut baik oleh Perwakilan dari PAN,Nasdem,PKS, PDIP dan 4 Perwakilan dari PPP sekaligus pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil DPRD Provinsi Babel, Amri Cahyadi,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini kata ustadz fahrurrozi ada lima (5) poin pernyataan yang disampaikan kepada Dewan Perwakilan DPRD Provinsi Bangka Belitung tersebut diantaranya :
– Menolak RUU HIP dan menuntut penghentian pembahasannya.
– Mendukung penuh maklumat MUI Pusat tentang penolakan RUU HIP.
– Menolak kriminilisasi ulama dan tokoh yang kritis terhadap pemerintah.
– Menyerukan semua elemen bangsa untuk berjuang bersama melawan kebangkitan PKI. Dan ajaran komunisme , Leninisme dan marxisme.
– Mendesak DPRD Provinsi Babel untuk mengeluarkan sikap resmi menolak RUU HIP.

Bupati Bateng Resmikan Perumahan Barokah Residence

Bupati Bangka Tengah Dr Ir H Ibnu Saleh MM meresmikan sebanyak 47 unit rumah warga di perumahan Barokah Residence di Kelurahan Arung Dalam Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (3/7/2020).

Perumahan Barokah Residence merupakan program pembangunan baru Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian PUPR Tahun 2019.

Pada peresmian tersebut Bupati Bateng didampingi Kepala Disperkimhub Bangka Tengah Ari Yanuar Prihatin, Camat Koba Ahmad Muslimin, Lurah Arung Dalam Sopyan dan para Kaling, RT dan warga penerima bantuan.

Ibnu menyebut pembangunan rumah masyarakat ini sudah dibangun pada 2019 lalu. Pada awal Maret 2020 yang lalu sudah mau diresmikan, namun karena pandemi Covid-19 maka peresmian ditunda.

 

“Pembangunan perumahan ini menjadi suatu barokah bagi masyarakat kami yang mendapatkan karena bantuan ini selain perumahan juga beserta tanah dimana letak tanah perumahannya pun merupakan tempat yang cukup strategis,” ujarnya usai peresmian, Jum’at (03/07/2020) di Koba.

Dirinya pun berharap kepada masyarakat yang mendapat bantuan perumahan beserta tanah tersebut untuk bersyukur dan menikmati rumah yang sudah dibangun tersebut.

“Tatalah bersama-sama dan bergotong – royonglah untuk menata perumahan ini sementara karena suatu saat ini akan menjadi tempat yang nyaman,” tuturnya.

Ia mengatakan pemerintah daerah akan terus memperhatikan lingkungan perumahan ini sehingga lingkungannya menjadi asri dengan berbagai fasilitas penunjang termasuk pengaspalan jalan sepanjang 800 meter.

“Perumahan ini merupakan suatu tempat yang dekat dengan kota dan lingkungannya pun masih asri, kami pemerintah daerah akan terus membangun fasilitas di perumahan ini,” ungkapnya.

Untuk BSPS ini, ia mengatakan akan terus berusaha mendapatkan bantuan lagi dari pemerintah pusat untuk membangun rumah-rumah bagi masyarakat tidak mampu yang masih ngontrak, yang telah berkeluarga namun masih tinggal bersama keluarga, dan bagi warga yang tidak punya lahan dan tidak punya rumah.

“Mudah-mudahan pemerintah pusat melalui kementrian PUPR tetap menganggarkan anggaran seperti ini sehingga masyarakat di Bangka Tengah khususnya dapat menikmatinya bantuan dari pemerintah,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu warga perumahan Barokah Residence, Syarif mengungkapkan rasa syukurnya atas rumah bantuan tersebut karena selama ini sudah belasan tahun dirinya tidak memiliki rumah dan hanya ngontrak saja.

“Alhamdulillah dengan bantuan ini kami tidak perlu mengontrak lagi dan sudah memiliki rumah sendiri, terimakasih pak Bupati atas bantuan ini,” tandasnya.