KPU Bangka Barat Terima Berkas Markus – Badri

KPU Kabupaten Bangka Barat terima berkas Paslon Markus – Badri setelah melakukan pemeriksaan awal, setelah didaftarkan, Jumat (4/9/20) siang.

Dikatakan Pardi, pihaknya sudah melakukan penelitian kelengkapan dan keabsahan dokumen persyaratan calon.

KPU juga sudah menuangkan dalam berita acara pendaftaran bakal pasangan calon dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Bangka Barat tahun 2020, atas nama bakal calon Bupati Markus SH dan bakal Calon Wakil Bupati H. Badri Syamsu SE.

“Kami sudah menuangkan hasil penelitian dan kelengkapan dokumen dalam persyaratan formulir TT.1-KWK, nanti akan disampaikan dan ini sudah kami tandatangani,” kata Pardi.

“Jadi kami sampaikan terimakasih untuk pasangan calon bupati dan wakil bupati atas nama Markus SH dan Haji Badri Syamsu SE, berkas pencalonan calon dan persyaratan calonnya kami terima,” tutup Pardi.

Disamping itu, Markus dalam sambutannya menyampaikan bahwa ia bersama Badri Syamsu diusung oleh Partai, PDIP, Golkar, Demokrat, PKB, PBB dan Gelora.

“Pendaftaran ini awal kami memulai untuk maju di Pilkada tanggal 9 Desember 2020 ini. Saya berterima kasih kepada pihak KPUD yang sudah menerima kami dengan baik, begitu juga dengan Bawaslu Bangka Barat,” ujar Markus.

Setelah berkasnya dinyatakan lengkap oleh KPU, Markus mengatakan akan menunggu untuk tahapan selanjutnya.

Paslon Pilkada Babar akan Tes Kesehatan di RSPAD

Ketua KPU Kabupaten Bangka Barat, Pardi, menyampaikan para bakal Pasangan Calon (Paslon) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), setelah melakukan pendaftaran yang di mulai 4 sampai 6 September 2020 akan ketahap pemeriksaan kesehatan.

Dijelaskan Pardi, pada bakal Paslon Markus – Badri yang mendaftar hari ini, 4 September 2020, mereka akan melakukan verifikasi berkas dan akan diumumkan paling lambat tanggal 14 September 2020 nanti.

“Setelah pendaftaran ini kami sudah menjadwalkan untuk pemeriksaan kesehatan tanggal 8 sampai 9 di RSPAD (Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto),” kata Pardi, Jumat (4/9/20).

Menurut Pardi, ada tiga jenis pemeriksaan kesehatan yang akan dilakukan oleh Paslon yaitu, kesehatan fisik, fsikiatri jiwa, kemudian psikologis rohani dan pemeriksaan bebas narkoba.

“Jadi nanti berangkatnya tanggal 7. KPU akan mengawal bersama Bawaslu,” terangnya.

Namun disampiakan Pardi, sebelum berangkat ke RSPAD, para bakal Pasangan Calon harus dilakukan Swab terlebih dahulu dan apabila sudah dinyatakan negatif baru bisa berangkat.

“Setelah lengkap tahapan Pemeriksaan sudah, administrasi dokumen sudah lengkap syarat pencalonan dan syarat calon lengkap baru lah kami bisa menetapkan sebagai calon bupati dan wakil bupati Bangka barat,” jelasnya.

Jalan Kaki, Markus – Badri Daftar ke KPU Bangka Barat

Pasangan bakal Calon Bupati Bangka Barat, Markus – Badri Syamsu berjalan kaki mendaftar ke sekretariat KPU di Jl. Jendral Sudirman No 53 Kecamatan Muntok, Bangka Barat, Jumat (4/9/20) siang.

Petahana ini berjalan kaki dari sekretariat PDIP yang berlokasi kurang lebih sekitar 600 meter dari sekretariat KPU Babar, dan didampingi partai pendukung yakni PBB, PKB, Golkar, Gelora dan Demokrat.

Paslon yang bertajuk ‘Bermartabad Mari Teruskan’ ini disambut jajaran komisioner KPU serta Bawaslu kabupaten Bangka Barat, yang dilanjutkan penyerahan berkas.

Proses pendaftaran mentaati protokol Kesehatan dengan peserta terbatas di dalam ruangan. Selain itu Ketua KPU juga memberikan penjelasan terkait dukungan Parpol dan penetapan Paslon.

Sah! Partai Solidaritas Indonesia Resmi Dukung RIDO

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bangka Belitung secara resmi menyerahkan Surat Keputusan  dukungan kepada Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Bangka Selatan untuk Pilkada Serentak 2020 Rina Tarol – Doni Indra (RIDO), Jumat (3/9/2020) pagi, di Pangkalpinang.

Penyerahan ini dilakukan langsung oleh Ketua DPW PSI Bangka Belitung Dr. Mika Oiku Sianipar, M. Biomed SpOG didampingi Wakil Sekretaris kepada Rina Tarol dan Doni Indra.

Dalam kesempatan itu, Mika menyatakan bahwa PSI Bangka Belitung dan jajarannya akan membantu Rina Tarol dan Doni Indra dalam program kesehatan. Salah satu alasannya lantaran angka kematian ibu di daerah itu masih tinggi.

Rina Tarol bincang-bincang dengan milenial muda PSI baru-baru ini untuk program RIDO. (Foto: istimewa).

 

“PSI Bangka Belitung dan jajarannya akan membantu Ibu Rina Tarol dan Doni Indra dalam program kesehatan, kan angka kematian ibu tinggi,” tutur Mika, Jumat (3/9/2020).

Presiden Minta Kepala Daerah Percepat Belanja di Sisa Kuartal III 2020

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa kuartal I 2020 Indonesia masih tumbuh 2,97% sedangkan negara lain sudah minus, tetapi di kuartal II, Indonesia sudah -5,3%.

Melansir dari situs Sekretariat Kabinet (Setkab), Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para kepala daerah mempercepat belanja APBD provinsi dan kabupaten/kota terutama yang berkaitan dengan belanja barang, modal, dan bantuan sosial (bansos) agar meningkatkan konsumsi masyarakat dan memulihkan ekonomi di daerah.

Presiden mengatakan, untuk kuartal III ini, Indonesia masih punya waktu 1 bulan, yaitu bulan September. Jika masih berada pada posisi minus, artinya Indonesia akan masuk ke resesi.

”Karena itu, saya minta ini dari data yang dilaporkan per 27 Agustus 2020 rata-rata nasional belanja untuk APBD provinsi ini masih di angka 44,74%, 44%, (sedangkan) belanja kabupaten dan kota mencapai 48,8%. Hati-hati mengenai ini,” tutur Presiden dari Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, Selasa (01/09).

Kepala Negara menyampaikan bahwa ia sangat memantau realisasi belanja untuk barang dan jasa, untuk belanja modal berapa, dan belanja bansos.

”Aceh untuk realisasi barang dan jasa sudah berapa persen, Sumut baru berapa persen, Bengkulu juga coba dilihat baru berapa persen, Sumbar sudah berada di atas 50%, 52%. Saya kira angka-angka ini yang betul-betul kita cermati,” imbuh Presiden.

Presiden memaparkan, DKI Jakarta untuk belanja barang dan jasa sudah tinggi 78%, kemudian belanja modal juga 92%. Ia menambahkan agar provinsi yang berada di angka-angka masih 15% – 10%, apalagi belanja bansos yang masih nol itu betul-betul diperhatikan.

“Realisasi APBD seperti ini setiap hari saya ikuti. Semua provinsi, semua kabupaten / kota kelihatan semuanya angka-angkanya. Tolong angka-angka ini diperhatikan sehingga realisasi untuk pengadaan barang dan jasa, untuk belanja modal, belanja bansos itu benar-benar segera terealisasi,” ujarnya.

Berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi, Presiden menyampaikan bahwa provinsi tertinggi pertumbuhan ekonominya adalah Papua 4,52%, Papua Barat 0,53% ini masih positif, yang positif hanya Papua sama Papua Barat, sedangkan Sulteng meskipun pada posisi baik tapi sudah minus di 0,06%.

”Kontraksinya terlalu besar memang 3 provinsi, yaitu Bali berada pada posisi minus 10,98%, ini karena memang turis, wisata itu betul-betul sangat mendominasi ekonomi di Bali sehingga kelihatan sekali pertumbuhan ekonomi di Bali terkontraksi begitu sangat tajam, juga di DKI Jakarta yang berada di angka -8,22%, dan juga DIY di -6,74%,” ungkap Presiden seraya menyebutkan provinsi lain sama secara rata-rata dengan nasional.

Presiden berharap agar realisasi APBD segera menjadi konsentrasi harian bagi para Gubernur selain juga mengingatkan Bupati dan Walikota yang masih berada ada di posisi rendah untuk realisasi baik untuk pengadaan barang dan jasa, belanja modal, dan belanja bansos.

”Untuk diingatkan bahwa itu sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah, bahwa itu sangat penting bagi menjaga kelangsungan daya beli dan konsumsi rumah tangga masyarakat kita,” pungkas Presiden.

Tim Naga Tangkap Pelaku Penusukan Juru Parkir X-Bar

Pelaku utama penusukan yang berakibat meninggalnya RG (21) warga Semabung Lama di parkiran Tempat Hiburan Malam (THM) X-bar pada Kamis (03/09/20) dini hari berhasil ditangkap Tim Naga Satreskrim Polres Pangkalpinang.

Pelakunya berinisial ACL (19) warga Gandaria Pangkalpinang. Ia diamankan pada tempat persembunyiannya di daerah Selindung Lama sekitar pukul 14.30 WIB.

“Alhamdulillah pelaku utama penusukan sudah diamankan Tim Naga kurang dari 12 jam,” kata Kapolres Pangkalpinang, AKBP Tris Lesmana Zeviansyah saat menggelar Jumpa Pers di Ruang Aula Anton Soejarwo Polres pangkalpinang, Kamis (03/09/20).

Dikatakan Kapolres, penganiayaan yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia itu terjadi Kamis dini hari pukul 02.00 di TKP halaman parkir Tempat Hiburan Malam (THM) X-bar Kecamatan Bukit Intan Pangkalpinang.

Kejadian tersebut diawali perkelahian antara dua pemuda yakni ACL dan ARS. Saat itu RG (korban) juga berada di sekitar lokasi. Ketika melihat perkelahian maka korban berniat untuk melerai agar tidak terjadi perkelahian lebih lanjut.

Namun kata Kapolres, anggapan dari salah satu pelaku yaitu ACL bahwa RG (korban) membelah ARS. Maka terjadilah penusukan satu kali pada dada korban oleh pelaku ACL.

Jelang Pilkada 2020, Kodim 0431 Ajak Awak Media Bersinergi

Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, Kodim 0431 Bangka Barat mengundang sejumlah awak media ngopi bersama bertajuk “Coffee Morning Pemilu Damai dan Netralitas TNI” di Taman Tirta Perkasa Makodim Bangka Barat, Kamis (3/9/2020).

Kehadiran sejumlah wartawan dari berbagai media dalam acara ini disambut Dandim 0431/BB, Letkol Inf. Agung Wahyu Perkasa beserta jajarannya.

Dalam sambutannya, Agung menyampaikan Netralitas TNI dan ia juga berharap sinergitas dengan awak media untuk mensukseskan Pilkada di Bangka Barat agar berjalan damai.

“Kita bersama Polri membantu pelaksanaan pengamanan Pemilukada. Tentunya disini saya butuh kerja sama dengan rekan-rekan media dalam hal ini ikut berpartisipasi mengamati dan mengawasi,” ucap Dandim.

Dikatakan Agung, sebelumnya Kodim telah mengundang KPU dan Bawaslu Bangka Barat untuk mensosialisasikan kepada anggotanya, terutama untuk para Babinsa yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Pihak Bawaslu kata Dandim, sudah menyampaikan bagaimana batasan – batasan seorang TNI terlibat dalam Pilkada terutama pada pelaksanaan hari H pencoblosan maupun penghitungan suara.